Advertorial

Terapkan 5 Tip Berikut untuk Kelola Keuangan bagi Pebisnis Pemula

Kompas.com - 10/02/2023, 15:07 WIB

KOMPAS.com – Merintis bisnis kecil-kecilan atau usaha sampingan dapat menjadi salah satu solusi bagi generasi muda untuk mengantisipasi resesi ekonomi yang diperkirakan terjadi pada 2023.

Meski terkesan sebagai langkah kecil, hal tersebut tak bisa dipandang sebelah mata. Oleh sebab itu, pengusaha muda membutuhkan strategi jitu agar usaha tidak merugi, termasuk dalam pengelolaan keuangan.

Pengelolaan keuangan merupakan salah satu fondasi utama yang menentukan keberlangsungan bisnis, baik dalam jangka pendek maupun panjang. Pasalnya, hal ini dapat memengaruhi arus kas dan kondisi keuangan perusahaan.

Untuk itu, kamu bisa menerapkan 5 tip berikut agar pengelolaan keuangan bisnis kamu berjalan dengan baik.

  1. Pahami kondisi keuangan

Sebelum memulai bisnis, kamu perlu memahami kondisi keuangan terlebih dahulu. Pastikan dana atau tabungan yang digunakan sebagai modal usaha tidak mengganggu arus kas sehari-hari.

Berkaca pada kondisi keuangan, kamu juga bisa menentukan bisnis terbaik sesuai kemampuan untuk dijalankan. Jika memungkinkan, hindari berutang saat memulai bisnis baru.

  1. Pisahkan rekening pribadi dan bisnis

Penggabungan rekening pribadi dan bisnis merupakan kesalahan yang kerap dilakukan oleh pebisnis pemula.

Meski usaha yang dijalankan masih tergolong kecil dan perputaran uangnya tidak terlalu banyak, sebaiknya kamu memisahkan kedua rekening tersebut. Dengan demikian, kamu tidak menggunakan uang hasil usaha untuk keperluan pribadi ataupun sebaliknya.

  1. Buat perencanaan keuangan secara cermat

Sebagai pebisnis pemula, kamu wajib mempertahankan biaya pengeluaran bisnis seminimal mungkin. Oleh sebab itu, rencanakan penggunaan keuangan secara cermat dan efisien.

Hal itu perlu dilakukan untuk menghindari pengeluaran yang berlebihan. Dengan demikian, kamu juga dapat menjaga keberlangsungan bisnis ke depan.

  1. Bayar tagihan tepat waktu

Tak dapat dimungkiri, sebagian pebisnis muda memilih menggunakan layanan bantuan permodalan untuk mengembangkan bisnis. Agar tidak merugi dan justru terlilit utang, pastikan untuk membayar cicilan permodalan tepat waktu.

Selain cicilan, pengusaha juga biasanya harus membayar pengeluaran rutin lain, seperti sewa tempat, gaji karyawan, dan berbagai tagihan utilitas. Tagihan-tagihan ini harus dibayarkan sebelum jatuh tempo agar pengeluaranmu tidak membengkak akibat pembayaran denda keterlambatan.

  1. Catat arus kas

Untuk menjaga kondisi keuangan bisnis tetap sehat, pebisnis wajib mencatat setiap pengeluaran, seperti pembelian bahan produksi, biaya distribusi dan promosi, serta kebutuhan operasional.

Begitu pula dengan pendapatan. Setiap transaksi serta keuntungan dari bisnis yang diterima perlu dicatat secara detail dan cermat.

Guna memudahkan pencatatan tersebut, kamu bisa memanfaatkan fitur 360 Digital Wealth yang terdapat pada aplikasi mobile banking M2U ID App dari PT Bank Maybank Indonesia Tbk atau Maybank Indonesia.

Sebagai informasi, aplikasi M2U ID merupakan solusi perbankan digital komprehensif yang menyediakan berbagai akses keuangan, mulai dari rekening simpanan hingga mencatat transaksi pengeluaran sehari-hari, seperti quick response code Indonesian standard (QRIS), kartu debit, kartu kredit, dan pembayaran pinjaman.

“Fitur 360 Digital Wealth dapat membantu nasabah untuk memonitor pengeluaran. Lewat fitur ini, nasabah bisa mengatur besaran dana yang ditabung atau yang akan disisihkan untuk keperluan sehari-hari, termasuk untuk memulai bisnis,” ujar Direktur Community Financial Services (CFS) Maybank Indonesia Steffano Ridwan seperti diberitakan Kontan, Senin (10/10/2022).

Lebih dari itu, dengan fitur 360 Digital Wealth, pengusaha muda juga bisa mengetahui besaran dana yang dapat dikembangkan sehingga mereka dapat mengelola aset dan pinjaman dengan cermat.

Bagi nasabah Maybank, kehadiran fitur 360 Digital Wealth pada M2U ID App juga dapat membantu mereka untuk mengelola pengembangan dana melalui berbagai pilihan portofolio investasi, seperti reksa dana, obligasi dan instrumen pasar modal.

Untuk menggunakan fitur 360 Digital Wealth, nasabah dapat mengunduh M2U ID App melalui App Store atau Play Store.

Fitur 360 Digital Wealth di Aplikasi M2U ID App. 

Dok. Maybank Indonesia Fitur 360 Digital Wealth di Aplikasi M2U ID App.

Setelah melakukan pendaftaran serta pembukaan rekening secara online, nasabah dapat menggunakan fitur 360 Digital Wealth untuk keperluan sehari-hari.

Informasi lebih lengkap mengenai fitur 360 Digital Wealth pada M2U ID App, bisa kamu dapatkan dengan mengakses tautan berikut.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau