Advertorial

Jelang F1Powerboat di Danau Toba, InJourney Beri Pelatihan Hospitality untuk Masyarakat Sekitar

Kompas.com - 24/02/2023, 14:19 WIB

KOMPAS.com - PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney menghadirkan program InJourney Hospitality House (IHH).

Upaya tersebut merupakan wujud komitmen InJourney dalam mendukung pengembangan pariwisata Indonesia, khususnya di 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP), yang menjadi bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) InJourney Group.

Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) dan Digital InJourney Herdy Harman mengatakan bahwa melalui program IHH, pihaknya akan memberikan pelatihan mindset hospitality kepada masyarakat dan pelaku usaha di 5 DPSP.

Hal tersebut sejalan dengan visi dan misi InJourney untuk mewujudkan pelayanan dengan keramahtamahan khas Indonesia ke kancah dunia.

"IHH di Balige jadi yang pertama yang kami hadirkan. Program ini menyasar masyarakat lokal di DPSP, khususnya Danau Toba, agar lebih siap untuk berpartisipasi dan terlibat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dari sektor pariwisata. Seperti kita ketahui, masyarakat Balige saat ini tengah menyambut gelaran event internasional F1 Powerboat - Danau Toba," ujar Herdy dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (24/2/2022).

Kegiatan pelatihan tersebut, lanjut Herdy, telah dilaksanakan di Aula Gereja HKBP Hinalang Silalahi - Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, Senin (20/2/2023) hingga Rabu (22/2/2023).

Pelatihan tersebut diikuti oleh 56 peserta dan diisi dengan metode pembelajaran praktik serta teori dari trainer IHH.

Para peserta pelatihan itu diberikan sejumlah materi dari empat modul, yakni cara sikap diri yang benar dalam pelayanan, komunikasi dalam pelayanan (hospitality communication), kebersihan produk dan lingkungan, serta cara berpenampilan.

Adapun peserta pelatihan IHH menyasar pelaku pariwisata dari kelompok masyarakat pekerja harian, seperti tukang ojek, tukang becak motor (bentor), dan pedagang kaki lima (PKL).

“Selain Danau Toba, IHH akan kami adakan di empat DPSP lain, yakni Borobudur, Likupang, Mandalika, dan Labuan Bajo. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kompetensi SDM dan kesadaran masyarakat agar menjadi lebih tourism-friendly. Dengan begitu, hal tersebut nantinya akan membawa dampak positif bagi pariwisata Indonesia di mata dunia," jelas Herdy.

Para peserta program IHH Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara. Dok. InJourney Para peserta program IHH Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara.

Salah satu peserta pelatihan yang bekerja sebagai tukang ojek di Balige, Joshua Napitupulu, menyambut baik pelatihan yang diberikan oleh InJourney. Ia pun merasa antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut.

"Kami sangat berterima kasih atas pelaksanaan pelatihan hospitality yang diadakan InJourney. Pelatihan yang diajarkan ini sangat berguna dan bermanfaat bagi kami yang bekerja sehari-hari sebagai tukang ojek dan bentor di kawasan pariwisata Danau Toba, Balige," ujar Joshua.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau