Advertorial

Kunjungi Korban dan Keluarga di Rumah Sakit, Direksi Pertamina Patra Niaga Komitmen Tanggung Jawab Penuh

Kompas.com - 06/03/2023, 10:13 WIB

KOMPAS.com – Jajaran direksi Pertamina Patra Niaga terjun langsung ke sejumlah rumah sakit (RS) untuk menemui korban dan keluarga yang terdampak insiden Plumpang pada Jumat (3/3/2023).

Sejak kejadian, tim Pertamina Patra Niaga terus berkoordinasi dan bekerja sama dengan Pertamedika Indonesia Healthcare Corporation (IHC), mulai dari merujuk ke RS hingga memberikan penanganan terbaik untuk korban. Pertamina juga memberikan bantuan untuk keluarga korban yang menunggu di RS.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution menyampaikan secara langsung rasa prihatin dan dukacita atas musibah yang menimpa korban saat membesuk korban dan keluarga korban di RS Pusat Pertamina, Jakarta Selatan, Sabtu (4/3/2023).

“Kami akan bertanggung jawab penuh dan terus berupaya hadir di setiap RS untuk memberikan penanganan terbaik kepada korban dan mendampingi keperluan keluarga korban yang saat ini menunggu di RS,” ujar Alfian dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (6/3/2023).

Adapun tanggung jawab Pertamina, sambungnya, meliputi seluruh biaya perawatan pasien dan keperluan keluarga yang mendampingi.

Direksi Pertamina menyerahkan bantuan kepada korban dan keluarga di rumah sakit. Dok. Pertamina Direksi Pertamina menyerahkan bantuan kepada korban dan keluarga di rumah sakit.

Untuk diketahui, seluruh korban saat ini masih menjalani perawatan di sejumlah RS di Jakarta, yakni RS Pusat Pertamina, RS Pusat Pertamina Jaya, Rumah Sakit Umum Pusat Nasional (RSUPN) Dr Cipto Mangunkusumo, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja, RSUD Tugu Koja, RS Pelabuhan, RS Pekerja, RS Firdaus, RS Yarsi, RS Mulyasari, dan RS Polri Kramat Jati.

Selain memonitor kondisi pasien saat ini di RS, kata Alfian, pihaknya juga berdiskusi dan melakukan pendataan terkait kebutuhan korban dan keluarga yang menunggu di RS.

“Penanganan yang terbaik untuk korban menjadi prioritas kami,” tuturnya.

Alfian juga menyiagakan tim Pertamina Peduli di setiap RS untuk mendampingi dan membantu korban dan keluarga.

“Kami turut memohon doa dari masyarakat agar korban yang saat ini tengah melakukan perawatan di RS diberikan kesembuhan dan keluarga yang saat ini tabah mendampingi diberikan kesehatan,” tambahnya.

Sebagai informasi, status keadaan darurat (emergency) Integrated Terminal Jakarta di Plumpang, Jakarta Utara, telah dicabut pada Sabtu (4/3/2023) pukul 03.35 WIB.

Pertamina pun menyediakan posko pengungsi di lokasi aman untuk warga yang tinggal di sekitar Integrated Terminal Jakarta, Plumpang. Penyediaan fasilitas tersebut bekerja sama dengan Komando Rayon Militer (Koramil), Kelurahan Tugu Selatan, Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Rasela dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Rawa Badak, Kelurahan Rawa Badak Selatan, serta Palang Merah Indonesia (PMI). 

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau