Advertorial

Taspen Siap Hadirkan Hunian Terjangkau bagi ASN di Wilayah Sulawesi Utara

Kompas.com - 05/04/2023, 11:49 WIB

KOMPAS.com – PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Persero) atau Taspen terus berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan bagi peserta, khususnya aparatur sipil negara (ASN) aktif.

Bentuk komitmen tersebut dibuktikan melalui kerja sama Taspen dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) dan PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo) dalam Program Penyediaan Hunian yang layak dan terjangkau dengan tenor pembayaran hingga masa pensiun di lingkup Pemprov Sulut.

Program tersebut diharapkan dapat memudahkan para ASN muda yang berdomisili jauh dari tempat kerja untuk mendapatkan hunian yang dekat dengan tempat bertugas.

Adapun kesepatakan kerja sama tersebut ditandatangi Direktur Utama Taspen ANS Kosasih, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE, dan Direktur Bank SulutGo Revino M Pepah beserta jajaran di Auditorium lantai 6 Gedung A Kantor Pusat PT Taspen, Jakarta, Selasa (4/4/2023).

Pada kesempatan itu, Kosasih berterima kasih atas dukungan dari Pemprov Sulut bersama 12 bupati dan wali kota yang hadir.

Ia menyampaikan bahwa pihaknya bersama Pemprov Sulut dan Bank SulutGo berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan ASN. 

“Berdasarkan survei kami, dari total 16.000 ASN di Sulut, sekurang-kurangnya terdapat 6.000 ASN yang masih belum memiliki rumah,” ujar Kosasih dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (5/4/2023).

Ia melanjutkan, terdapat 75 hektare lahan tersedia yang bisa dibangun sekitar 6.000 sampai dengan 7.000 rumah untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

“Rumah yang strategis dan layak tinggal bisa dikembangkan (di sana) karena berada di lokasi strategis,” kata Kosasih.

Taspen, Pemprov Sulut, dan Bank SulutGo lakukan kerja sama untuk tingkatkan kesejahteraan ASN. Dok. Taspen Taspen, Pemprov Sulut, dan Bank SulutGo lakukan kerja sama untuk tingkatkan kesejahteraan ASN.

Para ASN, imbuhnya, bisa memanfaatkan program perumahan yang merupakan inisiatif Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir tersebut.

“Pasalnya, (program tersebut) menjadi satu-satunya pembiayaan yang memungkinkan ASN bisa mencicil pembayaran rumah sejak aktif hingga memasuki masa pensiun, kurang lebih 30-40 tahun,” ujar Kosasih.

Sebagai informasi, program Hunian ASN adalah penyediaan hunian berupa rumah tapak ataupun rumah susun untuk memberikan kesempatan bagi ASN mendapatkan hunian yang layak dan terjangkau dengan alternatif pembiayaan dengan periode tenor jangka panjang.

Pada program itu, ASN aktif dapat melakukan cicilan bahkan hingga masa pensiun. Kerja sama dengan Bank SulutGo juga memungkinkan ASN aktif mendapatkan kredit dengan cicilan sangat terjangkau, yakni mulai dari Rp 1 juta.

Pada kesempatan sama, Olly mengatakan bahwa Pemprov Sulut mengapresiasi Program Hunian ASN dari Taspen yang bekerja sama dengan Bank SulutGo untuk pembayaran kredit perumahan.

“(Program itu) hunian tanpa uang muka, dan (menjadi) harapan masyarakat Provinsi Sulut dan ASN di seluruh Indonesia. Sebanyak 65 persen ASN belum memiliki rumah dan apabila (program) ini berjalan lancar, Taspen benar-benar hadir di tengah masyarakat. Terima kasih atas partisipasi Taspen di Sulut,” ujarnya.

Adapun kegiatan sosialisasi dan pemasaran Program Hunian ASN akan dilakukan bersama dengan Bank SulutGo sebagai penyedia alternatif pembiayaan dengan periode tenor pembayaran hingga ASN memasuki masa pensiun.

Harapannya, masyarakat ataupun ASN di Sulut tertarik terhadap program tersebut dan memperoleh kesempatan untuk memanfaatkan fasilitas yang akan mempermudah ASN memiliki rumah.

Sebelumnya, program serupa pernah dilakukan Taspen di Kota Surakarta, Jawa Tengah, dan akan diperluas secara bertahap dengan menggandeng pemerintah daerah (pemda) agar ASN di seluruh Indonesia bisa memiliki rumah.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau