Advertorial

Layanan Mobile Clinic Panadol Klinik Cekatan Berikan Akses Kesehatan di Daerah Perdesaan

Kompas.com - 07/04/2023, 13:48 WIB

KOMPAS.com – Meski telah memasuki 2023, akses kesehatan yang terjangkau masih menjadi tantangan di Indonesia. Padahal, telah banyak kemajuan serta inovasi dalam bidang medis, data, dan teknologi sudah cukup tinggi.

Berdasarkan data United Nations Population Division World, sebanyak 43 persen penduduk Indonesia yang berada di daerah perdesaan tidak memiliki akses perawatan diri dan kesehatan yang layak.

Sementara itu, dalam Indeks Inklusivitas Kesehatan Global pertama dari Haleon yang diterbitkan oleh Economist Impact pada Oktober 2022 menunjukan bahwa Indonesia memiliki peluang dalam pengembangan infrastruktur dan kesehatan digital untuk memajukan inklusivitas kesehatan.

Dorongan untuk memajukan bidang kesehatan dan teknologi itu pun berada dalam rencana transformasi kesehatan yang dicanangkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Indonesia.

Panadol Klinik Cekatan menangani berbagai layanan kesehatan untuk masyarakat di perdesaan. Dok. Panadol Panadol Klinik Cekatan menangani berbagai layanan kesehatan untuk masyarakat di perdesaan.

Hal tersebut melatarbelakangi pembentukan Panadol Klinik Cekatan. Adapun program ini merupakan layanan mobile clinic besutan Haleon dan Halodoc.

Sebagai informasi, Haleon merupakan pemimpin global dalam kesehatan konsumen sekaligus juga produsen Panadol. Sementara, Halodoc merupakan salah satu ekosistem kesehatan digital di Indonesia.

Seiring dengan prioritas kebijakan kesehatan nasional, Panadol Klinik Cekatan menjadi salah satu cara yang dikembangkan oleh Haleon demi mengatasi hambatan akses kesehatan yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia.

Selain itu, program tersebut juga bertujuan mendorong upaya kesadaran dan edukasi masyarakat dalam menjaga kesehatan sehari-hari.

Adapun layanan mobile clinic tersebut tidak hanya memberikan konsultasi gratis dan obat, tetapi juga menyediakan sesi edukasi tentang pentingnya konsultasi dengan dokter berlisensi demi perawatan kesehatan yang tepat dan menjaga pola hidup sehat.

Sampai saat ini, program Panadol Klinik Cekatan telah menjangkau lebih dari 4.000 orang, termasuk anak-anak dan orang lanjut usia (lansia).

Para lansia menerima layanan kesehatan dari tenaga medis kompeten di Panadol Klinik Cekatan. Dok. Panadol Para lansia menerima layanan kesehatan dari tenaga medis kompeten di Panadol Klinik Cekatan.

Panadol Klinik Cekatan juga telah berhasil memberikan 7.000 konsultasi di lebih dari 30 lokasi di Kecamatan Pituruh dan Bruno, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah (Jateng), dalam kurun waktu enam minggu.

"Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari Panadol serta Halodoc. Melalui (program) tersebut, masyarakat dapat memahami pentingnya kesehatan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Camat Pituruh Suhariyono dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (6/4/2023).

Selanjutnya, Haleon dan Halodoc berencana memperluas cakupan layanan mobile clinic itu ke perdesaan di provinsi lain.

Selain itu, akan ada penambahan fitur yang ditempatkan di masyarakat pada paruh kedua 2023 demi menjembatani kesenjangan akses kesehatan bagi lebih banyak orang di seluruh Indonesia.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau