Advertorial

Ustaz Solmed: 3 Amalan Ini Perlu Dijaga untuk Tingkatkan Takwa di Ramadhan

Kompas.com - 10/04/2023, 17:00 WIB

KOMPAS.com – Ramadhan merupakan bulan mulia bagi umat Islam di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Jika dibandingkan bulan lain, Ramadhan memiliki banyak keutamaan.

Salah satu keutamaan Ramadhan adalah bulan ini merupakan bulan yang diberkahi Allah SWT. Pada bulan ini, Allah SWT membuka pintu surga dibuka, menutup pintu neraka, dan membelenggu setan. Kemudian, Ramadhan juga merupakan waktu yang mustajab untuk berdoa.

Oleh sebab itu, Ramadhan menjadi momen terbaik bagi seorang muslim untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. 

Pada tayangan Tausyiah #BersamaDIA dengan Ustaz Solmed bertema “Jaga Hati, Jaga Iman Jaga Gula Darah #BersamaDIA” di Diabetasol Official Shop, Selasa (4/4/2023), Ustaz Solmed menjabarkan, terdapat tiga amalan utama yang bisa dilakukan seorang muslim untuk meningkatkan ketakwaan selama Ramadhan. Berikut ulasannya.

  1. Shalat

Ustaz Solmed mengatakan, selain shalat wajib, amalan yang juga harus dijaga selama Ramadhan adalah shalat tarawih.

“Shalat tarawih merupakan shalat sunah yang dijalankan dengan jumlah rakaat tertentu dalam satu waktu,” ujar Ustaz Solmed.

Menurut dia, seorang muslim sebaiknya tidak melewatkan momentum shalat tarawih yang hanya dapat dilakukan setahun sekali.

Berdasarkan hadis riwayat Bukhari dan Muslim, shalat tarawih yang dijalankan dengan keimanan dan keikhlasan dapat menghapus dosa seorang muslim.

  1. Tadarus Al Quran

Sebagai informasi, Ramadhan merupakan bulan turunnya Al Quran. Oleh sebab itu, membaca Al Quran menjadi salah satu amalan yang dapat meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Ustaz Solmed menceritakan, membaca Al Quran juga menjadi amalan yang dilakukan Nabi Muhammad SAW saat Ramadhan.

“Setiap malam, Nabi Muhammad SAW menyetorkan dan membaca kembali ayat-ayat Al Quran (murajaah) kepada malaikat Jibril,” ujar Ustaz Solmed.

Dia melanjutkan, sebagai petunjuk bagi umat manusia, Al Quran mengandung berbagai pelajaran, aturan, peringatan, dan kisah-kisah para nabi yang bisa menjadi pegangan bagi umat Islam.

  1. Sedekah

Berbeda dengan zakat, sedekah bukan merupakan amalan yang berhukum wajib. Oleh sebab itu, Ustaz Solmed menilai bahwa sedekah melatih seorang muslim untuk berbagi dengan ikhlas.

“Kalau kita mau berbagi, mudah-mudahan ketakwaan menjadi bagian dari diri kita,” ujar Ustaz Solmed.

Amalan tersebut pun menjadi amalan utama yang dijalankan Nabi Muhammad SAW selama Ramadhan. Menurut hadis riwayat Ibnu Abbas Ra, Nabi Muhammad SAW menjadi lebih dermawan selama bulan Ramadhan ketimbang biasanya.

Itulah tiga amalan yang bisa dilakukan untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT selama Ramadhan.

Pada kesempatan itu, Ustaz Solmed juga mengingatkan umat Islam agar tidak terbawa nafsu ketika berbuka puasa dan sahur.

“Puasa bukan proses balas dendam. Hindari sahur dan berbuka puasa secara berlebihan,” ujar Ustaz Solmed.

Agar puasa semakin lancar, Ustaz Solmed juga menyarankan umat Islam untuk menjaga pola makan sehat selama Ramadhan.

Pastikan untuk mengonsumsi makanan dengan nutrisi seimbang yang berasal dari sayur, buah-buahan, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Kemudian, hindari gorengan dan gula berlebih.

“Konsumsi makanan manis (dengan kandungan gula) sesuai sunah Rasulullah bisa dilakukan, termasuk untuk penderita diabetes (diabetesi). Namun, jangan konsumsi secara berlebihan. Diabetasol dan makanan bernutrisi baik untuk menjaga puasa agar tetap lancar sepanjang hari” ujar Ustaz Solmed.

Pada dasarnya, berpuasa dapat menjaga keseimbangan kadar glukosa dan insulin. Dengan catatan, diabetesi paham dengan kondisi tubuh dan bijak dalam mengonsumsi menu sahur dan berbuka puasa.

Diabetesi juga wajib memantau kadar gula darah secara rutin, menyediakan opsi makanan pokok selain nasi putih, menyantap menu sehat, dan mengonsumsi nutrisi khusus diabetes, seperti Diabetasol.

Diabetasol merupakan nutrisi pengganti makan yang lengkap dan seimbang diformulasikan khusus untuk diabetesi bantu untuk mengontrol gula darah karena indeks glikemiknya rendah serta aman untuk dikonsumsi setiap hari

Sebagai informasi, Diabetasol dilengkapi dengan Vita Digest, kombinasi kandungan Isomaltulosa dan tinggi serat yang bantu untuk memberikan rasa kenyang lebih lama dan menjaga kadar gula darah selama puasa.

Selain itu, Diabetasol juga tinggi vitamin A,C, dan E, serta zink yang membantu menjaga daya tahan tubuh. Susu ini pun diperkaya kalsium yang dapat membantu menjaga kesehatan tulang. 

Diabetasol juga mengandung 45 persen protein whey berkualitas tinggi sehingga lebih mudah dicerna oleh tubuh. Susu khusus diabetesi ini pun dijamin bebas gluten, tanpa gula pasir tambahan, dan rendah laktosa. 

Adapun Diabetasol hadir dalam empat pilihan rasa, yakni Vanilla, Chocolate, Cappuccino, dan varian rasa baru Almond Oat.

Anda dianjurkan untuk mengonsumsi Diabetasol dua kali sehari selama puasa, yaitu setelah shoalt taraweh (sebelum tidur) dan setelah sahur. Dengan begitu, anda bisa merasakan kenyang lebih lama dan kadar gula darah selama Ramadhan tetap terjaga.

Yuk, jaga kestabilan kadar gula darah dengan Diabetasol sehingga Anda bisa nyaman beribadah dan menjalankan amalan utama selama Ramadhan. Informasi lebih lengkap mengenai Diabetasol bisa didapatkan melalui tautan berikut

Baca tentang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau