Advertorial

Jelang Lebaran, Bupati Klaten Cek Kondisi Terminal dan Pasar

Kompas.com - 13/04/2023, 16:13 WIB

KOMPAS.com - Bupati Klaten Sri Mulyani dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Klaten mengecek kesiapan Terminal Tipe A Ir Soekarno dalam menyambut arus mudik dan balik Lebaran 2023 pada Kamis (13/4/2023).

Pada kesempatan itu, Bupati meminta seluruh armada angkutan mudik dalam kondisi baik dan layak jalan guna menjamin keselamatan penumpang. Ia juga meminta kepada perusahaan otobus (PO) untuk memastikan sopir dan kru armada yang bertugas dalam kondisi sehat dan siap melayani pemudik yang memanfaatkan bus.

“Berdasarkan laporan dari petugas kesehatan di lapangan, rata-rata sopir dan awak bus memiliki tekanan darah yang tinggi. Oleh karena itu, kami meminta sopir dan awak bus untuk menjaga kondisi kesehatannya. Jangan lupa untuk beristirahat yang cukup,” ujar Sri Mulyani dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis.

Selain kelaikan armada bus dan kesehatan supir, Sri Mulyani juga mengecek kesiapan armada mudik gratis yang disediakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten bagi warga Klaten yang berada di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, serta Bekasi (Jabodetabek). Rencananya, armada mudik gratis ini akan diberangkatkan pada Senin (17/4/2023).

“Armada mudik gratis memiliki kondisi yang baik dan siap digunakan. Kami berharap, arus mudik berjalan dengan lancar tanpa kendala apa pun,” paparnya.

Usai mengecek Terminal Ir Soekarno, Bupati melanjutkan pengecekan ke Pasar Srago. Ia pun menyempatkan diri untuk berdialog dengan pedagang pasar tradisional.

Bupati Klaten Sri Mulyani saat meninjau Pasar Srago DOK. Pemkab Klaten Bupati Klaten Sri Mulyani saat meninjau Pasar Srago

Saat ini, kondisi pasar tradisional masih relatif normal dan belum ada lonjakan pembeli. Harga komoditas juga masih normal dan tidak mengalami kenaikan signifikan.

“Beberapa pedagang mengeluhkan kondisi pasar cenderung sepi. Meski demikian, lonjakan pembeli kemungkinan akan terjadi saat mendekati Lebaran. Harga komoditas, terutama bahan pokok, juga masih normal dan tidak ada lonjakan harga,” tutur Sri Mulyani.

Orang nomor satu di Klaten tersebut juga meminta pembeli untuk cermat saat membeli bahan makanan. Hal ini menyusul temuan bahan makanan yang sudah melewati masa kedaluwarsa di pasar.

Oleh karena itu, Bupati mengingatkan pedagang pasar untuk selalu memantau stok barang dagangannya agar pembeli tidak merasa dirugikan.

“Kadang pembeli kurang cermat saat membeli bahan makanan di pasar. Oleh karena itu, saya mengimbau kepada pedagang untuk selalu mengecek masa kedaluwarsa bahan makanan yang dijual. Saling menjaga agar tidak ada yang dirugikan,” ujarnya.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau