Advertorial

Gelar Mudik Gratis, Taspen Sediakan 60 Bis Bagi 3.000 Pemudik

Kompas.com - 18/04/2023, 19:30 WIB

KOMPAS.com – PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Persero) atau Taspen mengadakan kegiatan Mudik Bersama TASPEN 2023 bertema “Mudik Dinanti, Mudik di Hati Bersama TASPEN”.

Melalui program tersebut, Taspen menghadirkan lebih dari 60 bus yang dapat dinikmati 3.000 pemudik secara gratis untuk pulang ke kampung halaman pada Hari Raya Idul Fitri 2023.

Bis-bis tersebut akan mengantarkan pemudik dari sejumlah titik di Jakarta dan sekitarnya, antara lain Kantor Pusat Taspen Cempaka Putih, Velodrome Rawamangun, Gelora Bung Karno Senayan, Arcici Cempaka Putih, dan Kota Bogor.

Adapun tujuan mudik gratis besutan Taspen itu meliputi Semarang, Solo, Yogyakarta, Sragen, Pekalongan, Padalarang, Surabaya, Medan, Malang, Madiun, Palembang, Pekanbaru, dan Padang.

Peresmian keberangkatan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Taspen itu berlangsung di Velodrome Rawamangun, Jakarta, Selasa (18/4/2023).

Acara itu dihadiri oleh Direktur Utama Taspen ANS Kosasih, Komisaris Utama Taspen Suhardi Alius, serta jajaran direksi Taspen dan direksi anak perusahaan Taspen dengan menerapkan protokol kesehatan.

ANS Kosasih mengatakan bahwa pihaknya senantiasa berupaya untuk mendekatkan diri dengan masyarakat serta turut berkontribusi aktif untuk memenuhi kebutuhan dan memudahkan kehidupan masyarakat.

“Seluruh peserta mudik hari ini pun diasuransikan oleh TASPEN LIFE sehingga dapat aman dan nyaman sampai tujuan,” tuturnya dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Selasa.

Program tersebut, sambung Kosasih, selaras dengan semangat Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir yang mendorong implementasi Bakti BUMN melalui kegiatan TJSL.

Sebagai informasi, Mudik Bersama TASPEN 2023 merupakan kegiatan rutin yang telah dilaksanakan perseroan sejak 2018.

Khusus tahun ini, program TJSL perseroan itu dilakukan bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60 TASPEN.

Adapun jumlah unit bus dan pemudik pada kegiatan mudik tahun ini mengalami peningkatan. Pada tahun sebelumnya, Taspen mengerahkan 12 unit bus untuk 480 pemudik.

Kosasih menuturkan, peningkatan jumlah armada bus dan ketersediaan kursi pemudik pada tahun ini merupakan wujud komitmen perseroan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi berkah bagi semua pihak yang terlibat,” tandasnya.

Pada kesempatan sama, Suhardi Alius menitipkan pesan bagi seluruh pemudik agar tetap menjaga keselamatan, saling mengingatkan dalam perjalanan, dan saling menjaga keamanan.

“Bagi seluruh peserta mudik, harus jaga keamanan diri, keluarga, dan lingkungan selama perjalanan mudik,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan peserta pemudik tujuan Palembang, Budi Rahmanto (50), turut menyampaikan apresiasinya kepada Taspen.

“Terima kasih Taspen, saya bersyukur sekali karena saya bisa mudik gratis. Alhamdullilah, meskipun gratis, tetapi busnya bagus, nyaman, dan bersih. Tadi saya sudah lihat ke dalam busnya. Semoga tahun depan saya bisa ikut lagi,” imbuhnya.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau