Advertorial

Dukung Bakamla RI Bangun Markas di Sulsel, Gubernur Andi Sudirman: Demi Keamanan dan Perlindungan Nelayan di Perairan Sulsel

Kompas.com - 09/06/2023, 13:17 WIB

KOMPAS.com - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman menerima kunjungan Kepala Kantor Zona Tengah Badan Keamanan Laut (Bakamla) Republik Indonesia (RI) Laksma Bakamla Octavianus Budi Santoso di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Kamis, (8/6/2023).

Andi mengatakan, Octavianus mengunjunginya untuk memberitahukan perihal pengangkatan dirinya sebagai Kepala Kantor Zona Tengah Bakamla RI yang baru.

Selain itu, kunjungan tersebut juga bertujuan untuk mengomunikasikan fungsi tugas Bakamla dalam melakukan patroli keamanan dan keselamatan di wilayah perairan Indonesia, wilayah yurisdiksi Indonesia, dan sistem pertahanan nasional.

“Bakamla RI akan memperkuat posisi Sulsel sebagai daerah maritim sekaligus penghubung antara wilayah barat dan timur Indonesia. Di satu sisi, Bakamla juga hadir untuk membantu masyarakat, terutama terkait masalah keamanan dan perlindungan masyarakat nelayan di perairan Sulsel,” ujar Andi dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (9/6/2023).

Andi menambahkan, masalah yang terjadi di perairan Sulsel umumnya didominasi oleh permasalah illegal fishing.

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman. Dok. Pemprov Sulsel Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

Oleh karena itu, Andi berharap, kehadiran Bakamla di wilayahnya dapat membantu mengatasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel untuk menghadapi masalah tersebut.

“Bakamla harus hadir di Sulsel, termasuk dalam membangun markas. Kami (Pemprov) Sulsel siap mendukung dan membantu Bakamla dalam membangun markas dengan menawarkan bantuan lahan. Kenapa harus di Sulsel? Karena (mereka harus hadir) untuk membantu masyarakat, terutama terkait (penyelesaian) masalah keamanan dan perlindungan di perairan Sulsel," kata Andi.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau