Advertorial

Penerapan Respectful Workplace Policy Jadi Kunci BRI Ciptakan Iklim Kerja Produktif

Kompas.com - 12/06/2023, 14:46 WIB

KOMPAS.com – Kinerja cemerlang sebuah perusahaan tak lepas dari produktivitas para pekerjanya. Untuk meningkatkan produktivitas pekerja, perusahaan perlu membangun lingkungan kerja yang nyaman. Bila aspek tersebut tercipta dan terjaga, tak tertutup kemungkinan untuk perusahaan mencatatkan kinerja cemerlang.

Hal itulah yang diterapkan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI melalui Respectful Workplace Policy (RWP).

Adapun RWP adalah pedoman yang mengatur tentang keamanan lingkungan kerja dengan mengedepankan sikap saling menghargai, bebas diskriminasi, pengucilan, serta pembatasan.

Pedoman itu berhasil menciptakan dan menjaga kinerja berkelanjutan dari Insan BRILiaN—sebutan pekerja BRI—dan mendorong iklim kerja yang lebih produktif di dalam perusahaan.

Direktur Human Capital BRI Agus Winardono mengatakan, penerapan RWP diatur dalam surat perseroan S.48/DIR/HCS/09/2020 tentang Peraturan Disiplin. Dalam aturan tersebut, seseorang dengan karakter pemimpin (leader) memiliki peran penting untuk mewujudkan iklim kerja yang nyaman.

Ia melanjutkan, seluruh Insan BRILian pun pada dasarnya saling menghormati sehingga tercipta keharmonisan lingkungan kerja. Mereka juga saling melindungi harkat dan martabat, senantiasa menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, kondusif, serta produktif.

“Lingkungan kerja juga harus bebas diskriminasi dan pelecehan. Lalu, perlindungan dari semua bentuk kekerasan yang menjunjung tinggi hak asasi manusia,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (12/6/2023).

Untuk mewujudkan nilai-nilai RWP, kata Agus, dibutuhkan aksi kepemimpinan yang baik. Sebab, segala kebijakan tanpa pimpinan dengan kapabilitas mumpuni tidak akan mampu mengeksekusi kebijakan dengan baik dan benar. Di sisi lain, pimpinan perlu konsisten memberikan contoh atau tabiat baik.

“Jadi, sekali lagi, leader sangat berperan penting. Perannya sangat diperlukan untuk menjaga lingkungan kerja dan pergaulan agar semuanya menjadi produktif. Hal ini penting untuk mencapai tujuan perusahaan, untuk mencapai visi dan misi perusahaan,” lanjut Agus.

Menurut Agus, mewujudkan RWP pun tak terlepas dari upaya serius perseroan dalam menghargai dan menjaga keberagaman (diversity) di lingkungan kerja. Hal ini terlihat dari proporsi Insan BRILiaN hingga Maret 2023. Berdasarkan data perseroan, secara gender, pekerja perempuan di BRI mencapai 31 persen.

Ia menilai, proporsi tersebut setiap tahun menunjukkan peningkatan dan sejalan dengan target yang diberikan oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Dari segi generasi, Insan BRILian didominasi milenial dan generasi Z. Jumlahnya mencapai 120.000 orang atau lebih dari 80 persen dari total karyawan.

“Karena sebagai komitmen direksi bahwa kita memang menghargai diversity dan di dalam tempat kerja kita, lingkungan kita, kita betul-betul harus respect,” imbuh Agus.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau