KOMPAS.com – Kompetisi Internet Baik Series 7 besutan Telkomsel yang digelar sejak Februari–Juni 2023 berjalan sukses. Pemenang dari enam kategori yang dikompetisikan pun sudah diumumkan pada acara Awarding Internet BAIK Heroes di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Sewon, Yogyakarta, Kamis (15/6/2023).
Sebagai informasi, Internet Baik merupakan program corporate social responsibility (CSR) Telkomsel yang dilaksanakan secara tahunan sejak 2016.
Sesuai namanya, program tersebut bertujuan untuk menggemakan beragam nilai teladan dari pemanfaatan internet dan media sosial sesuai prinsip Bertanggung Jawab, Aman, Inspiratif, dan Kreatif (BAIK).
Adapun keteladanan yang dimaksud pada program tersebut adalah penggunaan internet secara tepat sesuai dengan norma dan etika berlaku, terlindungi dari potensi kejahatan ataupun dampak negatif internet dan media sosial, mendorong pemanfaatan internet untuk hal-hal positif bagi pengguna dan sekitarnya, serta menciptakan ekosistem digital yang produktif, kondusif, dan bermanfaat.
Sejak awal pelaksanaannya, Internet Baik telah menjangkau hingga 249 kota dan kabupaten, serta melibatkan 780 sekolah, lebih dari 7.000 orangtua, guru ataupun komunitas, dan lebih dari 15.500 pelajar setingkat sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA).
Selain itu, program tersebut telah mencetak lebih dari 1.600 Duta Internet Baik dan 271 Content Creator Jagoan Internet BAIK.
Berdasarkan data yang dirilis oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Republik Indonesia (RI), sepanjang 2021, pemerintah telah melakukan pemutusan akses terhadap 565.449 konten negatif dan penerbitan sekitar 1.773 klarifikasi terhadap informasi tidak tepat (hoax debunking).
Hal tersebut menggambarkan bahwa akses pemanfaatan teknologi, khususnya penggunaan ruang digital, masih banyak dihiasi oleh berbagai konten negatif yang dapat menimbulkan dampak buruk bagi masyarakat.
Vice President Corporate Communications Telkomsel Saki Hamsat Bramono mengatakan, program Internet Baik merupakan salah satu realisasi komitmen prinsip keberlanjutan Telkomsel sebagai digital social impact enabler dalam membangun karakter bangsa, khususnya para generasi muda sebagai pengguna internet secara baik.
Lebih dari itu, program Internet Baik menjadi wujud keterlibatan pihaknya dalam meningkatkan literasi digital masyarakat lewat beragam edukasi berupa seminar, pelatihan daring, dan kompetisi daring.
Semua upaya itu, lanjutnya, diharapkan dapat mendorong pemanfaatan internet dan media sosial secara positif sehingga produktivitas serta kreativitas masyarakat meningkat.
“Upaya Kemenkominfo dalam meminimalisasi penyebaran konten negatif melalui internet, seperti hoaks, perundungan siber, dan radikalisme daring lewat Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) juga diharapkan bisa terealisasi,” ujar Saki dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (16/6/2023).
Mengusung tema “Inspire, Be Creative, Be Positive”, program tersebut mengajak masyarakat untuk membangun kesadaran dan pengetahuan terkait pemanfaatan teknologi digital, serta meningkatkan kecakapan digital masyarakat dalam berinteraksi di ruang digital secara positif dengan menciptakan konten digital yang kreatif dan inspiratif.
Saki menjelaskan, program Internet Baik Series 7 diikuti oleh 11.421 peserta yang berasal dari 249 kota atau kabupaten pada 36 provinsi di Indonesia. Sebelumnya, Telkomsel pun melakukan roadshow guna menyosialisasikan program tersebut ke empat kota besar di Indonesia, yakni Karawang, Bandar Lampung, Makassar, dan Yogyakarta.
Seluruh peserta berkesempatan mengikuti rangkaian tahapan program, seperti seminar dengan bahasan seputar digital parenting, digital literacy, dan content creation.
Sebanyak 120 kelas pelatihan daring juga digelar dalam program Internet Baik Series 7 terkait fundamental penggunaan akses internet serta pembuatan konten kreatif dan inspiratif. Sesi ini digelar metode synchronous and asynchronous learning, project-based learning, dan online assistance.
Sementara itu, konten kreatif dan positif yang berhasil terkumpul selama program sebanyak 1.183 konten digital dari 271 kreator konten. Konten yang dibuat mencakup topik konten edukasi, hiburan, travel, motivasi, dan informasi.
Seluruh konten yang masuk selama program Internet Baik Series 7 berlangsung diklasifikasikan ke dalam enam kategori.
Keenam kategori tersebut adalah Kategori Creative Educator Heroes yang ditujukan bagi para peserta guru atau tenaga pendidik; Kategori Creative Family Heroes yang ditujukan bagi para peserta orangtua, wali, dan komunitas; dan Kategori Creative Junior Student Heroes.
Kemudian, Kategori Creative High Student Heroes yang ditujukan bagi para peserta pelajar; Kategori Best of Short Movie Educator, Parents, & Community; Kategori Best of Short Movie Student; dan Kategori School Heroes untuk sekolah dengan jumlah kreator konten terbanyak.
Kompetisi tersebut pun telah melahirkan sejumlah pemenang dari masing-masing kategori. Berikut adalah daftar pemenangnya.
Yenti Winataria Tumangkeng dari SD Bruder Melati Pontianak, Kalimantan Barat
Akbar Fernando Ndabung dari Denpasar, Bali
Aila Nayandini Putri dari SMPN 2 Purwokerto, Jawa Tengah
Restu Aryaputra dari SMK Bina Nusa Slawi, Jawa Tengah
Farah Pebrina dari Tegal, Jawa Tengah
Aulia Fatma N.I.S. dari SMAN 1 Sewon, Yogyakarta
SMKN 1 Karawang, Jawa Barat
Seluruh peserta yang mendapatkan penghargaan Internet Baik Heroes berhak mendapatkan hadiah total senilai Rp 23.500.000.
Untuk informasi lebih lanjut terkait Program Internet Baik, Anda dapat mengikuti perkembangannya melalui laman www.internetBAIK.id dan media sosial Internet Baik.