Advertorial

Puluhan Ribu Nasabah BRI Antusias Tonton Indonesia vs Argentina Langsung di SUGBK

Kompas.com - 19/06/2023, 10:39 WIB

KOMPAS.com – Pertandingan bersejarah yang mempertemukan Tim Nasional (Timnas) Indonesia dengan juara Piala Dunia 2022, Argentina, akan segera berlangsung.

Antusiasme puluhan ribu penggemar sudah mulai terasa jelang laga resmi FIFA yang akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin (19/6/2023). 

Hal serupa pun ditunjukkan puluhan ribu nasabah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI

Terbukti, lebih dari 20.000 tiket yang dijual khusus untuk nasabah BRI pada Senin (5/6/2023) ludes dalam waktu kurang dari 15 menit.

Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir mengapresiasi antusiasme penggemar yang terus setia mendukung skuad Garuda jelang laga kontra Argentina.

"Penjualan tiket FIFA Match Day Indonesia vs Argentina di hari pertama khusus nasabah BRI telah habis dalam waktu 15 menit. Terima kasih banyak atas antusiasme yang tinggi sobat Garuda,” ujar Erick dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Minggu (18/6/2023).

Adapun jumlah nasabah BRI yang menyaksikan laga tersebut diprediksi lebih banyak menyusul penjualan tiket untuk umum yang dibuka pada 6–7 Juni 2023. Tercatat, sebanyak 60.000 tiket yang disediakan sudah habis terjual.

Seperti diketahui, para pemilik tiket elektronik (e-ticket) laga tersebut telah mulai menukarkan dengan tiket fisik pada 16–19 Juni 2023.

Seluruh penukaran hanya berlangsung di Wisma Serbaguna GBK pada pukul 10.00 WIB hingga 17.00 WIB yang dibagi dalam tiga tahap.

Pemilik tiket kategori III dapat melakukan penukaran mulai Jumat (16/6/2023). Sementara, penonton asal Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) dapat menukarkan tiket mulai Sabtu (17/6/2023) hingga Minggu. Adapun penonton dari luar Jabodetabek dapat menukarkan tiket mulai Senin.

Direktur Utama (Dirut) BRI Sunarso mengaku bangga atas antusiasme penggemar dalam menyukseskan pertandingan kali ini.

Sebab, laga tersebut tak hanya membangkitkan gairah sekaligus memajukan persepakbolaan nasional, tetapi juga menciptakan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat.

Penelitian Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) menyebutkan, laga Indonesia vs Argentina diproyeksi mendulang perputaran uang sebesar Rp 500 miliar. Artinya, dampak laga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, termasuk pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

“Keterlibatan BRI dalam pertandingan FIFA Match Day Indonesia vs Argentina merupakan bentuk dukungan terhadap sepak bola nasional agar dapat terus mencatatkan prestasi di kancah global. Di sisi lain, pertandingan tersebut memberikan peluang dan potensi yang baik untuk menggerakan perekonomian, termasuk UMKM yang terlibat dalam pertandingan ini,” jelas Sunarso.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau