Advertorial

Dukung Perkembangan Ekosistem Sepak Bola Nasional, BRI Berikan Bus untuk Skuad Garuda

Kompas.com - 20/06/2023, 14:33 WIB

KOMPAS.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI memberikan dukungan kepada tim nasional (timnas) sepak bola Indonesia berupa satu unit bus. Adapun penyerahan unit bus dilaksanakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Minggu (18/6/2023).

Pemberian tersebut tak lepas dari urgensi dan visi perseroan untuk membantu menciptakan timnas sepak bola yang berprestasi serta diperhitungkan di kancah dunia

Kehadiran bus tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilisasi skuad Garuda dalam beraktivitas.

Seperti diketahui, era kebangkitan sepak bola nasional sudah di depan mata. Hal ini ditandai dari prestasi timnas sepak bola Indonesia yang berhasil mengakhiri puasa gelar selama 32 tahun di ajang SEA Games.

Tak hanya itu, Indonesia juga baru melakukan pertandingan bersejarah melawan juara Piala Dunia 2022, timnas sepak bola Argentina, dalam gelaran FIFA Matchday di SUGBK, Senin (19/6/2023).

Berkaca dari semua capaian tersebut, skuad Garuda diproyeksi akan menjalankan berbagai kegiatan yang memerlukan dukungan dari berbagai pihak.

Wakil Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Zainudin Amali mengatakan, dirinya sangat berterima kasih dan mengapresiasi bantuan dari BRI karena telah memenuhi kebutuhan timnas sepak bola Indonesia yang belum terwujud sejak 2020.

Adapun bus tersebut akan digunakan oleh semua kelompok umur di timnas sepak bola Indonesia.

“BRI memberikan dukungan untuk kepentingan Timnas Indonesia. Sejak 2020, kami tidak punya bus dan tiba-tiba BRI kasih dukungan. Saya atas nama Ketua PSSI Erick Thohir mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada BRI,” ujar Amali dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (20/6/2023).

Sementara itu, BRI juga mengapresiasi langkah PSSI yang telah memberikan kesempatan untuk menjadi bagian dari pengembangan dan transformasi sepak bola Tanah Air.

Direktur Bisnis Kecil dan Menengah BRI Amam Sukriyanto berharap, dukungan tersebut dapat memberi dampak positif terhadap iklim kompetisi sepak bola nasional.

Dengan begitu, lanjutnya, talenta-talenta muda berbakat akan terus lahir sehingga dapat mendorong prestasi sepak bola Indonesia di pentas dunia.

“BRI senantiasa terus mendukung perbaikan dan transformasi sepak bola nasional yang dilakukan oleh PSSI. Dukungan BRI berupa bus untuk timnas menjadi salah satu bentuk totalitas BRI dalam mendukung olahraga sepak bola dan ekosistemnya,” ucap Amam.

Amam melanjutkan, BRI melihat sepak bola adalah olahraga rakyat yang paling digemari di Indonesia dan dunia.

Hal tersebut sesuai dengan profil BRI yang memiliki keinginan untuk melayani masyarakat sebanyak-banyaknya dengan biaya seefisien mungkin.

Oleh karena itu, sepak bola dinilai perseroan dapat menjadi sarana yang efektif untuk meningkatkan perhatian brand, layanan, dan produk BRI.

“Di samping itu, sepak bola juga memberikan dampak positif secara ekonomi bagi masyarakat, terutama untuk menghidupkan mata rantai ekonomi kerakyatan. Sepak bola juga dapat meningkatkan aktivitas pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) terkait sehingga dukungan ini selaras dengan misi BRI untuk mengembangkan pelaku usaha di Tanah Air,” tutur Amam.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau