Advertorial

Miliki Infrastruktur Lengkap, Korea Cocok Jadi Destinasi Wisata Bleisure

Kompas.com - 23/06/2023, 10:11 WIB

KOMPAS.com – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi mengakhiri status “Darurat Kesehatan Global” untuk pandemi Covid-19, Jumat (5/5/2023). Aktivitas masyarakat pun kembali seperti sedia kala, termasuk untuk urusan bisnis dan wisata.

Bahkan, jumlah wisatawan yang berlibur (leisure) sambil melakukan pekerjaan jauh (business) atau bleisure meningkat. Hal ini juga terlihat dari masa tinggal wisatawan yang lebih lama, perjalanan yang lebih jauh, dan pencarian akomodasi yang semakin beragam.

Bleisure merupakan konsep keseimbangan antara kehidupan dan kerja. Dengan bleisure, wisatawan dapat mengisi kembali energi setelah bekerja dengan berwisata.

Salah satu negara dengan lingkungan kerja stabil dan pilihan wisata menarik untuk bleisure adalah Korea. Seperti diketahui, negara tersebut memiliki infrastruktur lengkap yang dapat memfasilitasi kegiatan bisnis sekaligus mendukung perjalanan wisata.

Kota Incheon, misalnya, telah dilengkapi dengan jaringan transportasi yang dapat mendukung kelancaran perjalanan wisatawan bleisure.

Adapun kota tersebut memiliki Bandara Internasional Incheon sebagai pusat penerbangan di Asia Timur. Terdapat 88 maskapai di bandara ini. Maskapai tersebut beroperasi di 135 rute yang tersebar di 49 negara.

Kota Incheon juga memiliki pelabuhan yang menjadi terminal kapal pesiar internasional terbesar di Korea. Terminal ini melayani lebih dari 1.000 penumpang per jam.

Bandara Internasional Incheon merupakan pusat penerbangan di Asia Timur. Dok. KTO Bandara Internasional Incheon merupakan pusat penerbangan di Asia Timur.

Untuk konektivitas antarkota, wisatawan bleisure dapat menggunakan kereta cepat bandara Airport Railroad Express (AREX). Dengan kereta ini, wisatawan bleisure dapat menjangkau kota Seoul dalam waktu kurang dari satu jam dari Bandara Incheon.

Sementara ke kota lain, perjalanan dari Incheon memakan waktu sekitar satu jam penerbangan atau sekitar tiga jam dengan Korea Train eXpress atau KTX.

Korea juga menyiapkan kereta bawah tanah dan bus di sejumlah kota besar, seperti Busan dan Daegu. Dengan moda transportasi ini, wisatawan bleisure dapat bermobilisasi tanpa batas.

Agar perjalanan lebih optimal, wisatawan bleisure dapat mengunduh aplikasi layanan transportasi umum untuk mengakses informasi rute dan jadwal agar perjalanan lebih optimal.

Guna mendukung aktivitas bisnis, Korea juga memiliki jaringan Wi-Fi dengan koneksi 5G yang tersebar di 28.000 lebih fasilitas umum, seperti bus kota, taman, dan jalan raya.

Dengan demikian, wisatawan bleisure dapat memilih lokasi bekerja di mana pun secara fleksibel dan nyaman.

Relaksasi setelah bekerja

Wisata bleisure tidak lengkap tanpa relaksasi setelah bekerja. Untungnya, Korea memiliki sejumlah destinasi wisata alam yang dapat ditempuh dengan jarak singkat.

Setelah berbisnis, wisatawan bleisure bisa relaksasi dengan menikmati kopi dingin di Gangneung Coffee Street. Dok. KTO Setelah berbisnis, wisatawan bleisure bisa relaksasi dengan menikmati kopi dingin di Gangneung Coffee Street.

Sebagai contoh, Provinsi Gangwon dapat ditempuh dalam waktu dua sampai tiga jam perjalanan dari Seoul. Salah satu destinasi wisata bleisure di provinsi ini adalah Gangneung Coffee Street atau Jalan Kopi Gangneung. Kawasan di Pantai Anmok ini dipenuhi kafe yang menghadap ke laut.

Di sini, wisatawan bleisure dapat merelaksasi diri dengan menikmati kopi dingin sambil menyusuri tepi pantai atau berselancar di laut setelah lelah bekerja.

Kemudian, ada pula Kereta Gantung Samaksan yang merupakan kereta terpanjang di Korea dengan panjang 3,61 km. Kereta yang melintasi Danau Uiamho itu menghubungkan Samcheon-dong dan Gunung Samaksan.

Dengan lantai transparan, Kereta Gantung Samaksan menawarkan panorama pusat Kota Chuncheon yang berbeda bergantung waktu dan musim.

Kemudian, wisatawan juga dapat menikmati keragaman budaya Korea, mulai dari kuliner, tren kecantikan, hingga dunia K-pop.

Dengan infrastruktur lengkap dan pilihan wisata beragam itu, Korea dapat menjadi pilihan tujuan bleisure terbaik bagi wisatawan Tanah Air.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau