Advertorial

Bupati Klaten Berikan Sejumlah Bantuan Saat Menyambangi Warga Desa Bengking

Kompas.com - 23/06/2023, 17:33 WIB

KOMPAS.com – Bupati Klaten Sri Mulyani mengikuti kegiatan Sambang Warga putaran kedua di Balai Desa Bengking, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah (Jateng), Jumat (23/6/2023). 

Kegiatan tersebut juga dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Klaten, asisten, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, kepala desa se-Kecamatan Jatinom, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

Sri Mulyani menjelaskan, kegiatan Sambang Warga diselenggarakan guna menampung semua usulan dan masukan terkait permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat untuk segera diselesaikan.

“Kami (pemerintah daerah/pemda) hadir di sini memberikan pelayanan. Dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten kami bawa ke Jatinom, mulai dari layananan perpustakaan, dinas kependudukan dan pencatatan sipil, hingga kesehatan, dibawa ke Jatinom,” jelas Sri Mulyani dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat. 

Pada kesempatan tersebut, ia juga memberikan sejumlah bantuan secara langsung kepada masyarakat, yakni bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk 15 orang muazin dan marbut masjid sejumlah Rp 3 juta serta bantuan dua jambanisasi dengan total Rp 5 juta.

Kemudian, bantuan pendidikan untuk 10 orang sejumlah Rp 4 juta, bantuan jaminan hidup dari Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DINSOSP3AKB) Kabupaten Klaten untuk 6 orang senilai Rp 1 juta, dan alat bantu disabilitas berupa kursi roda untuk warga bernama Joko Susilo.

Selanjutnya, Sri Mulyani memberikan bantuan Tabungan Simpanan Pelajar (Simpel) Ayah kepada 10 anak yatim dengan total Rp 2,5 juta, bantuan dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) berupa sembako untuk 10 orang sejumlah Rp 2 juta, dan bantuan 25 ekor kambing dari Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilu (DKPP) Jateng untuk aktivitas Desa Mandiri Pangan Sarana Makmur.

Ia juga menyalurkan bantuan dari DKPP Klaten sejumlah 305 pohon lengkeng dan satu kendaraan bermotor roda tiga, serta bantuan kecamatan sejumlah 64 paket sembako untuk desa miskin ekstrem di Jatinom senilai Rp 6,4 juta. 

“Kami menggandeng Baznas, PDAM, dan Bank Jateng, sebagai rasa kepedulian kepada masyarakat,” ujarnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Camat Jatinom Agus Sunyata menyampaikan bahwa saat ini, situasi Kecamatan Jatinom kondusif, aman, tentram, dan damai. Pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di kecamatan ini juga lebih terasa karena kehadiran investor dalam waktu dekat.

“Kami berharap perusahaan yang hadir akan meningkatkan taraf ekonomi dan membuka lapangan kerja,” kata Agus.

Pada kesempatan tersebut, Agus juga meminta kepada Sri Mulyani untuk membangun jalan simpang lima atau jalur alternatif di Pasar Legen agar tidak terjadi penumpukan kendaraan.

“Ke depan, mohon dukungan Pemkab Klaten karena (juga) akan ada pembangunan ikon apem atau Prasasti Tradisi Yaqowiyu,” terang Agus.

Setelah acara Sambang Warga, Sri Mulyani didampingi Sekda Kabupaten Klaten, Camat Jatinom, dan Kepala Desa Bengking menandatangani prasasti sebagai simbol peresmian sarana prasarana yang dibangun menggunakan dana Desa Bengking. Sarana prasarana ini terdiri dari satu unit sumur dan bank air.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau