Advertorial

Travelling Antimainstream dan Tetap Hemat di Jepang, Ini Tips dari Jerome Polin

Kompas.com - 29/07/2023, 12:23 WIB

KOMPAS.com -Jepang merupakan salah satu negara yang menjadi destinasi wisata favorit warga negara Indonesia saat berlibur ke luar negeri. Selain memiliki unsur budaya yang kuat, negara asal bunga sakura ini juga kental dengan inovasi canggih di bidang teknologi.

Saat berkunjung ke Jepang, wisatawan asal Indonesia kerap mengulas berbagai tempat wisata menarik di negeri tersebut di media sosial. Meski sudah banyak diulas, Jepang masih memiliki berbagai macam destinasi wisata yang jarang diketahui dan dikunjungi wisatawan Indonesia.

Hal tersebut diamini oleh YouTuber ternama Tanah Air,Jerome Polin. Pria yang dikenal melalui kanal YouTube bernama Nihongo Mantappu itu mengatakan, sah-sah saja bagi orang yang melakukan travelling untuk datang ke tempat yang sering didatangi turis.

Meski demikian, ia menyarankan wisatawan untuk berani mencoba hal antimainstream selama berlibur di negeri asal bunga sakura itu. Tujuannya, supaya mendapatkan pengalaman travelling yang makin berkesan.

“Orang Indonesia biasanya yang berkunjung ke Tokyo, Kyoto, serta dan Osaka. Padahal, ada banyak kota-kota lain yang juga tidak kalah menarik seperti Okinawa, Hiroshima, Nagoya, dan Hokkaido,” ujar Jerome di DXPO by Danamon dalam siaran tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (28/7/2023).

Jerome menjelaskan bahwa kota-kota tersebut menawarkan pengalaman travelling antimainstream kepada wisatawan Indonesia. Salah satu pengalaman yang berkesan baginya adalah saat mengunjungi situs bom atom di Hiroshima. Di tempat peninggalan bersejarah ini, Jerome dapat merasakan hal yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata.

Sementara itu, di Hokkaido, terdapat restoran yang unik. Di sana, pengunjung yang mau minta tambah ikura atau telur ikan salmon ke piring harus berteriak. Untuk menanggapi permintaan pengunjung, pelayan pun juga ikutan berteriak

“Pengalaman tersebut (akan) menjadi cerita tidak terlupakan setelah pulang travelling dari Jepang,” tuturnya.

Untuk yang ingin berkunjung ke Jepang, Jerome mengimbau agar wisatawan memperhatikan faktor musim sesuai dengan tujuan. Apabila ingin melihat salju, wisatawan dapat pergi ke Jepang pada musim dingin. Sementara itu, wisatawan yang ingin pergi melihat bunga sakura dapat pergi pada musim semi.

Jerome kurang menyarankan wisatawan untuk pergi ke Jepang pada musim panas. Pasalnya, suhu udara dan kelembaban di Jepang tinggi. Hal ini akan membuat wisatawan merasa tidak nyaman saat melakukan aktivitas di luar rumah.

Selain itu, Jerome juga memberikan tips bagi wisatawan untuk mencari makanan murah di Jepang. Pasalnya, Jepang dikenal dengan harga makanan dan wisatanya yang mahal.

Minimarket bisa jadi pilihan kalau mau cari makanan murah dan tidak membosankan karena menyediakan banyak pilihan,” katanya.

Selain itu, Jerome juga membagikan tips berhemat selama melakukan itinerary dan budget planning di Jepang. Menurutnya, kunci untuk berhemat selama travelling adalah menjaga supaya experience dan expense seimbang.

Jika ingin melakukan berbagai aktivitas wisata dengan bujet besar, wisatawan dapat menekan pengeluaran untuk makan.

“Jika makan malamnya mahal, makan pagi dan siang pilih yang murah saja,” katanya.

Selain itu tips menghemat bujet lainnya adalah memanfaatkan promo, baik untuk tiket pesawat maupun penginapan. Masyarakat bisa menggunakan promo dan fasilitas dari kartu kredit atau program loyalty dari maskapai.

Terakhir, menjaga kesehatan juga amat penting dilakukan supaya bisa menikmati liburan dengan maksimal.

“Jangan lupa minum vitamin, tidur yang cukup, dan jangan lupa makan. (Ini perlu disadari) karena hanya kitalah yang mengerti diri sendiri,” tutur Jerome.

Manfaatkan benefit kartu kredit

Hadir dalam kesempatan sama, Unsecured Product Specialist PT Bank Danamon Indonesia Tbk Marlia Cuanda mengatakan bahwa wisatawan dapat memanfaatkan berbagai fitur dan benefit dari kartu kredit supaya cashflow tetap aman. Wisatawan juga dapat menyiapkan diri dari segala kemungkinan dengan asuransi perjalanan yang tepat.

Marlia mencontohkan, , Kartu Kredit Danamon JCB Precious punya program promo diskon untuk masuk ke Tokyo Tower dan gratis satu set menu di restoran JCB Platinum by Syaotai Biyori. Kartu kredit ini juga memiliki exchange rate yang bagus. Dengan demikian, para traveler tidak perlu repot menukarkan uang setiap kali ingin transaksi di Jepang.

“Terlebih, terdapat approval satu menit dari Danamon kalau apply kartu kredit secara online di situs resmi Danamon. Hal ini dapat memudahkan nasabah dalam memenuhi semua kebutuhan,” ujar Marla.

Marla melanjutkan bahwa saat berlibur ke luar negeri, asuransi harus diperhatikan demi liburan yang tenang dan nyaman. Berkolaborasi dengan PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk (Zurich), Danamon menghadirkan produk asuransi perjalanan, Zurich Travel Insurance. Produk ini bisa melindungi momen liburan wisatawan.

Produk tersebut memberikan perlindungan lengkap, mulai dari pertanggungan biaya medis dan darurat, perlindungan bagasi rusak, hilang, atau nyasar, hingga penggantian biaya pembatalan dan perubahan jadwal perjalanan.

Selain itu, manfaat pertanggungan juga bisa disesuaikan dengan tipe perjalanan nasabah, mulai dari bisnis, adventure, santai di pantai, hingga staycation di kapal pesiar.

“Perlindungan juga bisa disesuaikan dengan jumlah peserta perjalanan, trip individu, berdua, serta satu keluarga. Nasabah bisa memilih paket yang sesuai kebutuhan agar lebih hemat,” tuturnya.

Tips lainnya adalah untuk memaksimalkan program loyalty dari maskapai, terutama yang bekerja sama dengan kartu kredit. Dengan menukarkan poin loyalty seperti Garuda Miles dari Garuda Indonesia, masyarakat bisa mendapatkan berbagai manfaat. Salah satunya adalah tiket gratis untuk digunakan selanjutnya.

Perlu diketahui, semua keuntungan tersebut bisa dinikmati masyarakat yang mengunjungi berbagai booth di Danamon Travel Fair Supported by Garuda Indonesia. Acara ini merupakan bagian dari DXPO by Danamon di Central Park Mall yang telah diselenggarakan mulai 20-23 Juli 2023.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau