Advertorial

Gelar Sidang Senat Terbuka, PEM Akamigas Lantik 309 Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2023/2024

Kompas.com - 06/08/2023, 09:09 WIB

KOMPAS.com - Politeknik Energi dan Mineral Akademi Minyak dan Gas Bumi (PEM Akamigas) menggelar Sidang Senat Terbuka Pelantikan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2023/2024, di Graha Oktana PEM Akamigas, Jumat (4/8/2023).

Perguruan tinggi vokasi di bawah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kementerian ESDM) itu menerima 309 mahasiswa baru (maba) yang akan mengikuti pendidikan mulai Tahun Akademik 2023/2024.

Ratusan maba tersebut telah dinyatakan lolos seleksi dari total jumlah peminat 2.146 orang. Mereka lolos setelah melalui rekrutmen yang dilakukan sebanyak empat gelombang.

Untuk diketahui PEM Akamigas memiliki lima program studi (prodi), yaitu Teknik Produksi Minyak dan Gas (Migas), Teknik Pengolahan Migas, Teknik Mesin Kilang, Teknik Instrumentasi Kilang dan Logistik Migas.

Direktur PEM Akamigas Erdila Indriani mengatakan, pihaknya memiliki jumlah student body sebanyak 1.093 mahasiswa. Dari jumlah ini, persentase mahasiswa program beasiswa sebesar 35 persen dan mahasiswa reguler 65 persen.

“Hal ini menunjukkan peran dan fungsi PEM Akamigas sebagai lembaga pendidikan tinggi inklusif yang mampu memberikan kesempatan, serta akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa yang berasal dari berbagai latar belakang,” ujar Erdila dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (5/8/2023)

Ia menjelaskan bahwa pihaknya menerima mahasiswa baru tahun akademik 2023/2024 yang berasal dari luar Indonesia, yaitu Timor Leste.

Selain itu, kata dia, PEM Akamigas juga menerima mahasiswa baru dari berbagai perusahaan di luar negeri, seperti Dolphin Energy Qatar dan Abu Dhabi National Oil Company (Adnoc).

“PEM Akamigas saat ini menerapkan kurikulum yang mendukung sistem full day school dan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Hal ini menjadi awal yang baik dari upaya PEM Akamigas menuju World Class Polytechnic,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, PEM Akamigas juga melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Yayasan Bina Taruna Indonesia Bumi Cendrawasih tentang Penyelenggaraan Pendidikan Vokasi Program Sarjana Terapan dalam rangka Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Sektor Energi dan Mineral.

Perjanjian tersebut juga mencantumkan bahwa 25 mahasiswa atau lima mahasiswa dari masing-masing prodi berhak atas penghargaan dari PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) untuk prestasinya sebagai peraih skor tertinggi pada saat seleksi penerimaan mahasiswa baru.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau