Advertorial

Sabet Rekor Dunia, Pergelaran Angklung Terbesar di Dunia Dihadiri Presiden dan Wapres

Kompas.com - 08/08/2023, 20:25 WIB

KOMPAS.com - Pagelaran angklung terbesar di dunia diketahui berhasil mencapai rekor dunia Guinness World Record (GWR).

Gelaran tersebut sukses memecahkan rekor permainan angklung terbesar di dunia dengan 15.110 peserta.

Adapun para pemain memainkan lagu nasional “Berkibarlah Benderaku” dan lagu perdamaian dunia “Wind of Change” selama tujuh menit dengan nada dan musik yang padu.

Sejumlah petinggi negara turut hadir dalam gelaran tersebut. Tak terkecuali, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin.

Keduanya hadir bersama jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju, termasuk Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian. Selain itu, hadir pula Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan Wury Ma’ruf Amin, serta pengurus Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM) yang turut serta memainkan angklung.

Untuk diketahui, gelaran tersebut merupakan inisiatif Iriana Joko Widodo melalui OASE KIM sejak 2022.

Acara pemecahan rekor dunia tersebut melibatkan sejumlah pihak, mulai dari aparatur sipil negara (ASN), Dharma Wanita Persatuan kementerian/lembaga, TNI-Polri, organisasi wanita, sekolah kedinasan, serta pelajar.

Koordinator acara sekaligus Ketua Umum OASE KIM Tri Tito Karnavian mengatakan, kekompakan seluruh pihak dalam gelaran tersebut merupakan bukti upaya dalam mencintai seni budaya Indonesia.

Hal itu sejalan dengan pesan Iriana yang senantiasa mendorong seluruh pihak untuk mencintai alat musik tradisional angklung. Terlebih, alat musik ini telah diakui UNESCO sebagai warisan tak benda pada 2010.

“Ibu Iriana ingin angklung bangkit kembali setelah pandemi Covid-19 (yang) berdampak kepada para seniman dan para industri angklung. Kami berharap, upaya ini dapat menjadi hadiah terbaik bagi Indonesia jelang Hari Ulang Tahun ke-78 Republik Indonesia (RI),” ujar Tri dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Selasa (8/8/2023).

Untuk diketahui, sejumlah menteri turut hadir dalam gelaran angklung massal tersebut, di antaranya Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, dan Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita.

Selain itu, ada pula Menteri PAN-RB Azwar Anas, Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Gelaran tersebut juga dimeriahkan dengan penampilan musik dari Saung Angklung Udjo, Pemenang Indonesian Idol 2023 Salma Salsabil, serta Grup Musik Kahitna.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau