Advertorial

Tampil Kompak, 15.110 Pemain Angklung Indonesia Berhasil Pecahkan Rekor Dunia

Kompas.com - 10/08/2023, 11:18 WIB

KOMPAS.com – Indonesia berhasil memecahkan rekor dunia Guinness World Records (GWR) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (5/8/2023).

Pergelaran angklung yang diinisiasi oleh Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM) atas prakarsa Ibu Negara Iriana Joko Widodo (Jokowi) itu berhasil mendapat rekor sebagai permainan angklung dengan peserta terbanyak, yakni 15.110 orang.

Semua peserta bermain kompak selama 7 menit dengan nada dan musik yang padu saat memainkan dua lagu, yakni “Berkibarlah Benderaku” dan “Wind of Change”.

Padunya gerakan itu pun tak lepas dari antusiasme dan fokus mereka dalam mengikuti arahan konduktor.

Berkat hal tersebut, penilai resmi GWR Sonia Ushirogochi merasa kagum dan mengapresiasi kekompakan yang diperlihatkan oleh para peserta saat memecahkan rekor dunia.

Adapun pada akhir pergelaran, Sonia menyerahkan sertifikat GWR kepada koordinator acara sekaligus Ketua Umum OASE KIM Tri Tito Karnavian. Selanjutnya, Tri menyerahkan sertifikat itu kepada Ibu Negara Iriana Jokowi.

Tri mengatakan, pergelaran angklung terbesar itu sudah direncanakan sejak 2022. Para peserta pun selalu giat berlatih selama kurang lebih 3 bulan persiapan.

“Mereka ingin menyukseskan pergelaran tersebut. Kecintaan kepada alat musik tradisional angklung harus terus diupayakan ke seluruh masyarakat. Terlebih, pandemi Covid-19 berdampak kepada seniman, bahkan industri alat musik tradisional angklung,” ujar Tri dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (10/8/2023).

Tri berharap, lewat pergelaran tersebut, alat musik angklung dapat terus bangkit, semakin dicintai semua generasi, dan selalu menjadi bagian dari seni musik. Tidak hanya di daerah asalnya, Jawa Barat dan negara Indonesia, tapi juga di dunia.

Sebagai informasi, acara pergelaran angklung juga dimeriahkan oleh penampilan dari juara Indonesian Idol 2023 Salma Salsabil dan grup musik Kahitna.

Kegiatan itu pun turut dihadiri oleh Presiden Jokowi, Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim, dan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi.

Selanjutnya, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita, Panglima Tentara nasional Indonesia (TNI) Laksamana TNI Yudo Margono, dan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Selain itu, acara juga dihadiri para pengurus OASE KIM yang terdiri atas istri-istri anggota Kabinet Indonesia Maju

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau