Advertorial

Diinisiasi OASE KIM, Indonesia Pecahkan Rekor Dunia Bermain Angklung di GBK

Kompas.com - 10/08/2023, 12:38 WIB

KOMPAS.com - Pergelaran angklung yang diinisiasi oleh Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM) berhasil memecahkan rekor dunia Guinness World Records (GWR).

Gelaran tersebut mencatatkan rekor permainan angklung dengan peserta terbanyak, yakni 15.110 orang. Para peserta memainkan lagu “Berkibarlah Benderaku” dan “Wind of Change” dengan angklung selama tujuh menit. 

“Indonesia telah mencatatkan Guinness World Records dengan rekor peserta terbanyak bermain angklung mencapai 15.110 orang," kata penilai resmi Guinness World Records Sonia Ushirogochi dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (10/8/2023).

Jumlah peserta itu melampaui rekor sebelumnya yang melibatkan 5.182 peserta di Monumen Washington, Amerika Serikat, pada 9 Juli 2011. 

Sebagai informasi, pemecahan rekor dunia itu merupakan prakarsa Ibu Negara Iriana Joko Widodo

Pagelaran tersebut merupakan bagian dari rangkaian perayaan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Republik Indonesia yang bertema “Terus Melaju untuk Indonesia Maju”.

“Kami bertekad menjadikan pemecahan rekor dunia tersebut sebagai persembahan HUT ke-78 Republik Indonesia tahun 2023,” ujar Koordinator Acara sekaligus Ketua Umum (Ketum) OASE KIM Tri Tito Karnavian.

Sebagai informasi, pemecahan rekor dunia tersebut melibatkan berbagai pihak, seperti pegawai negeri, Dharma Wanita Persatuan (DWP) sejumlah kementerian atau lembaga, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), organisasi wanita, sekolah kedinasan, serta para pelajar sekolah menengah atas (SMA).

Para pelatih angklung juga berasal dari guru seni musik serta seniman angklung yang berasal dari sanggar dan komunitas. Pergelaran ini juga menghadirkan bintang tamu, seperti Saung Angklung Udjo, juara Indonesian Idol 2023 Salma Salsabil, dan Kahitna.

Acara tersebut kian semarak dengan kehadiran Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

Hadir pula beberapa menteri dari Kabinet Indonesia Maju, seperti Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, serta Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.

Selain itu, hadir pula Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Acara ini juga dihadiri para pengurus OASE KIM yang terdiri atas istri-istri anggota Kabinet Indonesia Maju.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau