Advertorial

Berikan Eksposur untuk Nasabah Binaan, PNM Ikut Serta dalam Ajang UMKM Nasional Expo 2023

Kompas.com - 11/08/2023, 16:15 WIB

KOMPAS.com – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terus melakukan pendampingan kepada nasabah binaannya agar naik kelas dan semakin tenar. Salah satunya, dengan mengikutsertakan nasabah ke dalam ajang UMKM Nasional Expo 2023 di Lapangan Pamedan Mangkunegaran, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (10/8/2023).

Pada acara tersebut, empat nasabah unggulan PNM difasilitasi untuk memamerkan produk usahanya kepada masyarakat luas.

Untuk diketahui, Sekretaris Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) Arif Rahman Hakim dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming turut hadir memberikan dukungan dalam pembukaan pameran tersebut.

Arif mengatakan, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) berperan besar dalam pengembangan kegiatan ekonomi lokal.

“Karena itu, penting untuk mengembangkan pendekatan teknologi dan mendorong produk lokal melalui kampanye #FlexingLokal,” ujar Arif dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Jumat (11/8/2023).

Sementara itu, Gibran berharap masyarakat ikut mendukung produk UMKM dengan mengunjungi pameran dan membeli produk UMKM unggulan yang telah berpartisipasi.

Direktur Utama (Dirut) PNM Arief Mulyadi menjelaskan, keikutsertaan nasabah binaan PNM dalam ajang tersebut menjadi momentum untuk berbagi pengalaman baru.

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming saat mengunjungi stan nasabah binaan PNM pada ajang UMKM Nasional Expo 2023 di Lapangan Pamedan Mangkunegaran, Kota Surakarta, Jawa Tengah. dok. PNM Wali Kota Solo Gibran Rakabuming saat mengunjungi stan nasabah binaan PNM pada ajang UMKM Nasional Expo 2023 di Lapangan Pamedan Mangkunegaran, Kota Surakarta, Jawa Tengah.

Sebab, Arief optimistis bahwa jika terus diberikan stimulus, nasabah binaan PNM mampu bersaing pada skala yang lebih besar.

“Kita semua punya tanggung jawab besar untuk membantu ekonomi pelaku UMKM agar lebih sejahtera. Tumbuhnya usaha nasabah tentu perlu dibantu melalui berbagai stimulus, mulai dari modal finansial, intelektual, hingga sosial,” ujarnya.

Ia berharap, partisipasi PNM yang dikemas dengan nama Balai Warga PNM dapat menjadi titik pertukaran dan penyebaran informasi terkait UMKM. Apalagi, saat ini, ada lebih dari 14,7 juta nasabah PNM Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) yang dibina di 62 cabang PNM di seluruh Indonesia.

Untuk itu, Arief pun mengajak warga Solo dan sekitarnya untuk mengunjungi acara yang diselenggarakan mulai Kamis hingga Minggu (13/8/2023) tersebut.

“Dukungan masyarakat sangat berperan untuk membangkitkan semangat bertumbuh bagi nasabah binaan PNM. Dengan mengunjungi Balai Warga PNM, tentunya(masyarakat) akan semakin disayang UMKM,” papar Arief.

Di sela-sela acara, Arief sempat mengajak Arif dan Gibran mengunjungi empat stan nasabah binaan PNM, salah satunya adalah Sarung Srawung.

Hal itu dilakukan guna memberi gambaran bahwa saat ini, UMKM sudah semakin adaptif dan unggul. Ini terbukti dari packaging produk yang semakin ciamik dan transformasi pemasaran melalui media sosial.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau