Advertorial

Gubernur Andi Sudirman Resmikan Masjid Kubah 99 Asmaul Husna, Ikon Baru Wisata Religi Sulsel

Kompas.com - 23/08/2023, 18:14 WIB

KOMPAS.com - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman meresmikan Masjid Kubah 99 Asmaul Husna di Kawasan Center Point of Indonesia, Makassar, Minggu, (20/8/2023). Meski baru diresmikan, masjid ini sudah digunakan untuk kegiatan umat Islam sejak Sabtu (12/3/2022).

Masjid Kubah 99 memiliki desain yang khas. Kubahnya yang berjumlah 99 buah mencerminkan filosofi Asmaul Husna. Selain itu, masjid ini mengusung desain arsitektur modern dan futuristik. Karena itu, Masjid Kubah 99 termasuk dalam daftar 10 masjid unik di Indonesia.

Untuk kapasitas, masjid tersebut dapat menampung sekitar 13.075 jemaah, baik di ruang utama, mezanin, maupun pelataran suci.

Adapun perencanaan pembangunan masjid tersebut dimulai sejak Gubernur Sulsel terdahulu, yakni Syahrul Yasin Limpo, pada 2016. Sempat terhenti selama 3 tahun, pembangunan masjid yang didesain oleh Ridwan Kamil ini kemudian dilanjutkan Gubernur Sulsel Andi Sudirman.

Penyelesaian pembangunan masjid tersebut menjadi bukti bahwa keberlanjutan pembangunan yang dilakukan Andi Sudirman.

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman. Dok. Pemprov Sulsel Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

“Masjid Kubah 99 Asmaul Husna dapat menjadi ikon wisata religi di Sulsel setelah diresmikan,” tutur Andi Sudirman dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (23/8/2023).

Terlebih, masjid tersebut juga terhubung dengan area kuliner Anjungan Lego-Lego. Area ini didukung penetapan zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS) Lego-Lego.

"Semoga Masjid Kubah 99 dapat meningkatkan kunjungan masyarakat atau wisatawan. Dengan demikian, dapat menggeliatkan sektor perekonomian masyarakat," tutur Andi.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau