Advertorial

Cerita Jamaah Haji Furoda Berangkat ke Tanah Suci bersama Dream Tour

Kompas.com - 02/09/2023, 18:34 WIB

KOMPAS.com – Apakah Anda termasuk salah satu dari jutaan umat Muslim di Indonesia yang ingin menunaikan ibadah haji, tetapi terkendala oleh kuota dan antrean yang panjang?

Jika ya, Anda mungkin tertarik untuk mencoba haji furoda, yaitu jenis pemberangkatan haji yang tidak menggunakan kuota dari pemerintah, tetapi undangan dari Kerajaan Arab Saudi.

Seperti diketahui, ibadah haji merupakan salah satu rukun Islam sehingga wajib ditunaikan selama mampu secara finansial dan fisik.

Bila haji reguler dari pemerintah membuat calon jemaah harus menunggu lama hingga puluhan tahun, haji furoda menawarkan hal sebaliknya.

Haji furoda atau juga dikenal sebagai haji mujamalah atau haji mandiri adalah ibadah haji yang dilakukan secara swasta dengan bantuan agen perjalanan (travel agent). Contohnya, seperti Dream Tour.

Legalitas jenis haji tersebut pun sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Haji dan Umrah yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 26 April 2019.

Suasana pagi di Mina.Dok. pribadi/Aji Rizki Mewantara Suasana pagi di Mina.

Tawarkan beragam kelebihan

Haji furoda menawarkan banyak kelebihan ketimbang haji reguler. Hal ini pun dirasakan langsung oleh salah satu jemaah haji furoda Dream Tour, Aji Rizki Mewantara.

Lewat rilis yang diterima Kompas.com, Jumat (1/9/2023), pria asal Bekasi, Jawa Barat, itu merinci kelebihan jenis haji tersebut. Berikut ulasannya.

  1. Tidak perlu menunggu antrean sehingga bisa berangkat kapan saja sesuai jadwal agen perjalanan.
  2. Pengurusan administrasi dan visa haji resmi mudah.
  3. Durasi perjalanan lebih singkat, hanya 25 hari. Dengan begitu, jemaah bisa menghemat waktu dan biaya transportasi.
  4. Penerbangan menggunakan pesawat Saudi Airlines yang nyaman dan memiliki fasilitas mushala.
  5. Menginap di hotel bintang lima yang mewah dan dekat dengan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.
  6. Mendapatkan tenda berpendingin udara dengan sofabed di Mina dan Arafah sehingga jemaah bisa beristirahat dengan nyaman selama menjalani manasik haji.
  7. Mendapatkan maktab 111, yaitu lokasi terdekat dengan tempat lempar jumrah sehingga jemaah tidak perlu berjalan jauh dan menghindari kerumunan orang.
  8. Disediakan makanan yang lezat dan halal, baik di hotel maupun di tenda. Jemaah juga bisa memilih menu sesuai selera.
  9. Didampingi oleh dokter yang siap membantu 24 jam sehingga jemaah tidak perlu khawatir jika mengalami masalah kesehatan selama beribadah.
  10. Menggunakan bus pribadi sepanjang perjalanan. Dengan begitu, jemaah bisa lebih nyaman dan fleksibel dalam berpindah tempat.
  11. Berkesempatan berziarah ke kota Mekkah dan Madinah. Dengan mengunjungi tempat-tempat bersejarah, wawasan keislaman dapat meningkat.
  12. Didampingi oleh mutawif berpengalaman, salah satunya Ustaz Riadi Senjaya. Dengan demikian, jemaah bisa mendapatkan bimbingan dan arahan dalam menjalankan ibadah haji sesuai syariat Islam.
  13. Mendapatkan hadiah ziarah ke Kota Thaif yang sejuk dan indah. Jemaah bisa menikmati pemandangan alam dan udara segar di kota ini.
  14. Mendapatkan hadiah transportasi dari Mekkah ke Madinah dengan kereta cepat Haramain Express. Jemaah akan merasakan sensasi naik kereta modern dan cepat yang menghubungkan dua kota suci.

Meski begitu, Aji tak menampik bahwa haji furoda juga punya kekurangan. Sebut saja, harganya yang mahal jika dibandingkan haji reguler dan informasi persetujuan visa diberikan mepet dengan tanggal keberangkatan.

“(Namun, pada intinya,) haji furoda merupakan solusi yang sangat membantu di tengah kondisi antrean haji reguler ataupun haji khusus yang begitu panjang,” ucap Aji.

Sebagai informasi, Dream Tour adalah agen perjalanan yang menyediakan paket haji furoda dengan harga terjangkau dan kualitas terbaik. Kantornya berlokasi di Matraman, Jakarta Timur, dan sudah berpengalaman dalam melayani jemaah haji sejak 2013, serta mengantongi izin resmi dari Kementerian Agama.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau