Advertorial

Presiden Jokowi Tinjau PT Lotte Chemical dan Bagikan Sembako kepada Masyarakat Cilegon

Kompas.com - 12/09/2023, 17:41 WIB

KOMPAS.com  – Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) kembali menyambangi Kota Cilegon, Selasa (12/9/2023). Pada lawatan pertamanya, ia didampingi sejumlah menteri dan pejabat tinggi negara lain, termasuk Wali Kota Cilegon Helldy Agustian.

Selain untuk melihat secara langsung perkembangan PT Lotte Chemical Indonesia, Presiden Jokowi juga memantau harga pasar untuk sejumlah komoditas sembako di Pasar Kranggot.

Kegiatan dilanjutkan dengan pembagian bantuan sosial (bansos) di Kecamatan Jombang. Adapun kuota bantuan sosial di Kota Cilegon menyasar 17.479 keluarga penerima manfaat (KPM) yang tersebar di 43 kelurahan.

Presiden Jokowi mengatakan, harga sejumlah komoditas sembako di Kota Cilegon masih tergolong sangat baik.

Harga bawang merah yang biasanya berada di atas Rp 30.000 per kg dan pernah menembus Rp 40.000 per kg, kini sudah berada di harga Rp 17.000 per kg. Hal yang serupa juga terjadi pada harga cabai.

“Harga cabai saya lihat juga sama turun karena ditanam di Provinsi Banten sendiri,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa.

Meski begitu, Jokowi masih menemukan komoditi sembako yang harganya masih bergejolak, salah satunya adalah beras.

“Yang masih sedikit masalah di beberapa titik-titik itu di beras,” tuturnya.

Oleh karena itu, Jokowi akan mengambil berbagai langkah, di antaranya melakukan operasi pasar yang melibatkan Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) serta pembagian bansos untuk 21,3 juta KPM.

Tak hanya itu, Perum Bulog dan Bapanas juga akan mengambil langkah teknis operasi pasar di ritel-ritel yang tersebar di kawasan Cipinang, Jakarta.

“Bulog akan melakukan operasi pasar (OP) ke ritel-ritel di Cipinang. Semuanya akan diguyur beras secara masif. Langkah ini diharapkan dapat menstabilkan harga beras di pasaran,” tuturnya.

Sementara itu, Wali Kota Cilegon Helldy Agustian mengapresiasi kunjungan Presiden Jokowi ke Kota Cilegon. Ia berharap agar penggunaan tenaga kerja lokal bisa lebih dimaksimalkan.

“Karyawan (PT Lotte Chemical Indonesia) kurang lebih ada 13.000 orang dan 96 persennya adalah orang Indonesia. Akan tetapi, berdasarkan angka yang kami lihat kemarin, baru 36 persen warga Kota Cilegon,” jelasnya.

Atas dasar itu, Helldy menekankan kepada PT Lotte Chemical Indonesia agar dapat melaksanakan amanat dari memorandum of understanding (MoU) yang sudah disepakati.

“Saya berharap, MoU kemarin dapat dipraktikkan apa-apa yang menjadi kerja sama kita dengan PT Lotte,” tuturnya.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau