Advertorial

Diaspora Swiss Deklarasikan Dukungan untuk Bacapres Ganjar Pranowo

Kompas.com - 21/09/2023, 13:09 WIB

KOMPAS.com – Kalangan diaspora Indonesia di Swiss dan sejumlah negara Eropa lain, seperti Jerman, Austria, Belanda, dan Inggris, mendeklarasikan dukungan terhadap bakal calon presiden (bacapres) Ganjar Pranowo pada Sabtu (16/9/2023).

Gelaran bertajuk “Swiss Hitam Putih Tegak Lurus” itu diinisiasi oleh Satuan Relawan Ganjarist Swiss.

Ketua Satuan Relawan Ganjarist Swiss Sakaria Wielgosz mengatakan bahwa seluruh relawan siap memenangkan Ganjar pada Pemilu Presiden (Pilpres) 2024.

“Ratusan bahkan ribuan (anggota) kelompok itu mendukung pribadi yang sama. Kami percaya, Ganjar bisa membawa Indonesia semakin maju,” ujar Sakaria dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (21/9/2023).

Sementara, Ketua Umum Ganjarist Nasional Kris Tjantra menilai bahwa deklarasi itu tak sekadar menunjukkan dukungan kepada Ganjar, tetapi juga menjadi sarana edukasi mengenai Pilpres 2024, terutama kepada generasi muda.

“Kontribusi aktif dari setiap pemilik hak suara menentukan nasib bangsa Indonesia ke depan,” ujar Kris.

Untuk diketahui, kegiatan itu juga dihadiri oleh Ketua Dewan Pimpinan Luar Negeri (DPLN) Jerman Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Arief Imanuwarta.

Pada kesempatan itu, dia mengucapkan selamat kepada Ganjarist Swiss yang telah mengambil inisiatif pertama untuk mendeklarasikan dukungan terhadap Ganjar.

“Kegiatan yang diselenggarakan berkat kerja sama dengan berbagai satuan relawan lain itu akan berdampak positif serta menunjukkan persatuan dan kebersamaan pendukung Ganjar di Eropa,” ucap Arief.

Ganjar Pranowo menyapa Satuan Relawan Ganjarist Swiss secara online.Dok. Ganjarist Swiss Ganjar Pranowo menyapa Satuan Relawan Ganjarist Swiss secara online.

Ganjar yang hadir secara online pun menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan yang diberikan relawan. Ganjar juga meminta agar relawan membangun kekuatan yang terstruktur dan menjaga perdamaian dalam masa kampanye.

Dia juga menekankan signifikansi edukasi pemilu kepada masyarakat dan kontribusi komunitas masyarakat Indonesia di Eropa pada pesta demokrasi.

Sebagai informasi, gelaran tersebut juga dihadiri oleh politikus PDI-P Adian Napitulu secara online.

Adian menekankan bahwa kedewasaan dalam berdemokrasi dibutuhkan sehingga persatuan antar-relawan dan pelaksanaan Pilpres dapat berjalan lancar.

Donasi untuk sekolah

Selain menyatakan dukungan kepada Ganjar, relawan Ganjar juga berhasil mengumpulkan donasi sebesar 1.250 Swiss Franc atau sekitar Rp 21,5 juta dari hasil penjualan kaos dan tiket.

Seluruh hasil penjualan akan disumbangkan untuk perbaikan fasilitas sarana sekolah yang terbakar di Nusa Tenggara Timur.

Sekretaris Ganjarist Swiss Anna Boesch mengatakan bahwa donasi tersebut menunjukkan kepedulian kalangan diaspora, khususnya pendukung Ganjar, di Swiss kepada Tanah Air. Hal ini sesuai dengan arahan Ganjar.

“Sebagai relawan, kami mendukung Ganjar secara sukarela, termasuk mengikuti jejak beliau untuk selalu peduli dengan bangsa Indonesia, walaupun kami tinggal jauh dari Tanah Air,” imbuh Anna.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau