Advertorial

Desa Balerante, Kabupaten Klaten, Jadi Pilot Project Program Nasional Gagah Bencana

Kompas.com - 06/10/2023, 14:02 WIB

KOMPAS.com - Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Pusat mengunjungi Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, untuk observasi lapangan implementasi pilot project Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana (Gagah Bencana) pada Kamis (5/10/2023).

Program Gagah Bencana merupakan gerakan PKK dari tingkat pusat hingga desa atau kelurahan. Program ini bertujuan untuk membentuk masyarakat agar mampu menolong diri sendiri serta berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan, kelestarian lingkungan hidup, serta perencanaan sehat, baik fisik manusia maupun lingkungannya.

Adapun kunjungan tersebut dipimpin oleh Ketua Bidang IV TP-PKK Pusat Syafriati Syafrizal. Tim mengobservasi secara langsung kegiatan yang menjadi lokus dari program Gagah Bencana.

“Lokus ini sudah cukup baik, tapi ini baru salah satu calon. Ada beberapa catatan yang harus diselesaikan. Harapannya, bisa diverifikasi tahap kedua,” tutur Syafriati dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (6/10/2023).

Secara umum, manfaat sejumlah program yang disinergikan dengan Pemerintah Kabupaten Klaten telah dirasakan oleh masyarakat. Salah satunya adalah ketangguhan menghadapi bencana, yaitu Titip Bandaku.

Titip Bandaku merupakan inovasi Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Klaten untuk mendigitalkan dokumen penting milik warga masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana.

“Begitu banyak inovasi dan sinergisitas yang sudah dilakukan. Salah satu inovasi yang bagus adalah Titip Bandaku karena ini terkait dengan aset rumah tangga dan pendidikan. Kami hanya menemukan di sini, mudah-mudahan bisa lolos ke tahap berikutnya ke nasional,” paparnya.

Tim observasi lapangan juga meninjau secara langsung sejumlah fasilitas pendukung yang digunakan untuk menghadapi bencana di Desa Balerante, seperti kandang komunal, titik evakuasi, dan pos pantau induk Balerante.

Bupati Klaten Sri Mulyani yang turut mendampingi tim observasi TP-PKK Pusat menyampaikan, Balerante merupakan salah satu desa di Klaten yang lokasinya paling dekat dengan kawah Gunung Merapi, yakni berjarak sekitar 5 km dari puncak. Selama ini, masyarakat Balerante hidup berdampingan dengan bencana erupsi Gunung Merapi.

“Klaten masuk kategori nomor 4 rawan bencana di Provinsi Jawa Tengah sehingga tepat sekali TP-PKK Pusat dan Provinsi Jawa Tengah mengunjungi Kabupaten Klaten untuk menyemangati TP-PKK baik di tingkat kabupaten, kecamatan, maupun desa dengan kegiatan Gagah Bencana,” ujarnya.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau