Advertorial

Kemarau Berkepanjangan, ASN di Pemkot Cilegon Gelar Salat Istisqa

Kompas.com - 11/10/2023, 11:14 WIB

KOMPAS.com – Wali Kota Cilegon Helldy Agustian bersama aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon menginisiasi salat istisqa di halaman Kantor Wali Kota Cilegon, Banten, Rabu (11/10/2023).

Helldy mengatakan, penyelenggaraan ibadah tersebut merupakan niat mulia untuk meminta turun hujan kepada Allah SWT di Kota Cilegon dan sekitarnya.

“Dalam beberapa bulan belakangan, Kota Cilegon dilanda cuaca panas. Jadi, saya mengajak ASN Kota Cilegon untuk ikut memanjatkan doa agar hujan turun,” kata Helldy dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu.

Doa dan salat istisqa, lanjut dia, merupakan bentuk ikhtiar sebagaimana yang diajarkan dalam agama Islam.

Pada kesempatan itu, Helldy juga mengajak masjid-masjid di Kota Cilegon untuk menggerakkan masyarakatnya menggelar salat istisqa dan bermunajat bersama.

"Semoga Allah meridai doa-doa kami dan menurunkan hujan. Saya percaya, doa adalah senjata bagi orang mukmin," ucap Helldy.

Adapun Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Purwakarta Kiai Haji (KH) Jazuli didaulat sebagai imam salat istisqa. Jazuli pun menyampaikan apresiasinya kepada Pemkot Cilegon. Pasalnya, ini merupakan kali pertama salat istisqa digelar.

"Ibadah tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemkot Cilegon dalam upaya menurunkan hujan setelah panas berkepanjangan," tutur Jazuli.

Sementara, KH Inas Nasrullah yang bertindak sebagai khatib mengajak kaum muslimin untuk introspeksi dan memperbaiki hubungan dengan Allah SWT.

"Bukan Allah tidak penyayang, melainkan manusia itu sendiri yang berubah menjadi sosok yang tak layak untuk disayang. Akhirnya, Allah akan memberikan kesulitan dan kesengsaraan. Marilah kita bertaubat kepada Allah. Perbanyak istigfar agar Allah memberikan kasih sayangnya kepada kita, salah satunya dalam bentuk air hujan," jelas Inas dalam khotbahnya.

Untuk diketahui, gelaran tersebut juga dihadiri oleh Wakil Wali Kota Cilegon Sanuji Pentamarta, Sekretaris Daerah Kota Cilegon Maman Mauludin, dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon Isro Miraj.

Hadir pula sejumlah kepala dinas, perwakilan unsur forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda), serta anggota MUI, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau