Advertorial

China Energy Bangun Jembatan Persahabatan Generasi Muda antara Indonesia dan China

Kompas.com - 16/10/2023, 15:28 WIB

KOMPAS.com - Perusahaan tambang dan energi asal China, China Energy, menyelenggarakan program pertukaran budaya bertajuk “Bersinar dan Melangkah Bersama ke Masa Depan” pada Jumat (22/9/2023) hingga Selasa (26/9/2023).

Pada kegiatan tersebut, China Energy mengajak enam pemuda Indonesia dan enam pemuda China mengunjungi berbagai perusahaan representatif dari China Energy.

Kegiatan tersebut dilakukan untuk memberikan pemahaman di bidang transformasi digital, inovasi teknologi, dan pengembangan energi bersih dan ramah lingkungan.

Pada rangkaian acara tersebut, perwakilan pemuda dari China dan Indonesia mengunjungi Jingran Thermal Power Plant. Melalui kunjungan ini, perwakilan pemuda dapat memahami proses operasi perusahaan yang cerdas dan andal.

Selain itu, mereka juga bisa memahami teknologi pembangkit listrik hijau dengan emisi rendah partikel debu, belerang, nitrogen, dan karbon dioksida.

Pada rangkaian selanjutnya, perwakilan pemuda dari China dan Indonesia mengunjungi perusahaan Jinneng. Di sana, mereka terlibat langsung dalam proses penambangan batu bara secara otomatis dan cerdas di pertambangan.

Selain itu, mereka juga mempelajari cara menangkap, menyimpan, serta menggunakan karbon dioksida setelah pembakaran. Proyek ini merupakan teknologi penangkapan karbon dioksida gas buang generasi baru yang dimiliki China.

Melalui teknologi tersebut, karbon dioksida dapat digunakan untuk ekstraksi minyak bumi. Pasokan karbon dioksida ini disalurkan kepada pabrik kimia di sekitarnya.

Untuk memahami cara Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 mencapai netralitas karbon, perwakilan pemuda dari China dan Indonesia mengunjungi Tiong Wei Chongli Wind Farm. Mereka mempelajari sistem pemantauan holografik cerdas HICMS untuk pemantauan tiga dimensi dari baling-baling, menara, dan fondasi turbin angin.

Pada kunjungan selanjutnya, seluruh perwakilan mengunjungi pelabuhan Huanghua yang merupakan pelabuhan kargo curah kering pertama di dunia. Proses operasi di pelabuhan ini sudah menggunakan sistem yang cerdas.

Mereka juga mengunjungi Pembangkit Listrik Cangdong. Pembangkit ini dikenal karena memiliki proyek demonstrasi desalinasi air laut alias minum langsung dari air laut. Teknologi ini mampu membuat perwakilan dari Indonesia terkesan.

Pada hari terakhir, perwakilan pemuda dari China dan Indonesia melakukan dialog meja bundar di Beijing. Adapun tema diskusi yang diangkat adalah digitalisasi energi, inovasi teknologi, peradaban ekologi, pengembangan energi baru, dan integrasi budaya China-Indonesia.

Berdasarkan diskusi tersebut, para pemuda dari kedua negara sepakat bahwa China dan Indonesia dapat bekerja sama dalam pengembangan energi, aplikasi teknologi baru, dan pembangunan ramah lingkungan rendah karbon. Kerja sama ini dapat memberikan lebih banyak peluang bagi pertumbuhan pemuda.

Ke depan, mereka akan berpartisipasi bersama dalam inovasi teknologi, revolusi teknologi, dan pembaruan industri.

Berbagai kerja sama tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan pengertian antara pemuda China dan Indonesia, mendorong pertukaran pemuda, serta saling mempelajari budaya kedua negara.

Pada pertemuan tersebut, China Energy juga mengumumkan pembentukan tim Indonesia dalam China Grid Power Youth Maker Alliance Indonesian Team.

Pembentukan tim tersebut bertujuan untuk mengembangkan bakat inovasi pemuda. Tim ini juga dibentuk untuk memberikan platform bagi pemuda Indonesia dalam meningkatkan tingkat keahlian teknis dan efektivitas inovasi.

Sebagai informasi, tujuan kegiatan tersebut digelar sekaligus untuk memperingati inisiatif "One Belt One Road" yang telah 10 tahun digagas China Energy.

China Energy telah berhasil menggabungkan inisiatif "One Belt One Road" China dengan strategi "Global Ocean Hub" di Indonesia.

Selama beroperasi di Indonesia, grup energi asal China itu telah berinvestasi dan membangun tiga pembangkit listrik yang aman, ramah lingkungan, serta efisien. Pembangkit listrik ini berhasil menjaga pasokan energi yang stabil di daerah operasi.

China Energy memandang, kegiatan pertukaran budaya tersebut merupakan kegiatan yang terlembagakan.

Kegiatan tersebut dapat menjadi platform bagi pemuda China dan Indonesia untuk saling bertukar pengetahuan, meningkatkan persahabatan, dan mendorong pertukaran budaya antara kedua negara.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau