Advertorial

Rektor Intiyas Minta Lulusan UKSW Implementasikan Profil Creative Minority

Kompas.com - 16/10/2023, 16:45 WIB

KOMPAS.com – Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mewisuda 1.225 lulusan dari program diploma, sarjana, magister, dan doktor dalam Upacara Wisuda Periode II Tahun 2023/2024 yang diselenggarakan di Balairung UKSW, Salatiga, Jawa Tengah, Jumat (13/10/2023) dan Sabtu (14/10/2023).

Para wisudawan itu dilepas secara langsung oleh Rektor UKSW Prof Dr Intiyas Utami, SE, MSi, Ak. Kepada para lulusan, Rektor Intiyas berpesan, sebagai minoritas yang berdaya cipta, lulusan UKSW yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia bisa menjadi agen perubahan (agent of change). 

Menurutnya, para wisudawan memiliki komponen creative minority yang mampu memberikan pengaruh positif pada lingkungan sekitarnya berkat superioritas, semangat, dan karakter yang ditanamkan. Dengan demikian, mereka dapat memainkan peran penting sebagai agen perubahan yang proaktif.

“Cip creative minority yang sudah tertancap pada semua lulusan UKSW agar senantiasa ditumbuhkembangkan,” pesan Rektor Intiyas kepada wisudawan seperti dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Senin (16/10/2023).

Oleh karena itu, ia berpesan kepada para wisudawan untuk menjadi agen perubahan yang secara kritis, inovatif, dan cerdas mengelaborasi permasalahan di lingkungan sekitar masing-masing.

“Lakukan transformasi diri, berubah menjadi pribadi unggul yang mencerminkan nilai-nilai UKSW,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Rektor Intiyas juga mengingatkan wisudawan untuk menjadi insan yang senantiasa mengembangkan pengetahuan, tidak mudah puas, serta tidak menjadi pribadi yang mudah rapuh dan suka mengeluh.

“Gunakan akal budi pikiran sebagai creative minority sehingga menjadi individu yang bertindak memberikan dampak positif. Bukan menjadi orang-orang yang memicu hoaks,” katanya.

Sebagai informasi, prosesi wisuda dibuka dengan arak-arakan lulusan dari Gedung A dan B menuju ke Balairung UKSW. Arak-arakan diawali dengan barisan lulusan dengan indeks prestasi (IP) tertinggi dari masing-masing program studi (prodi). Kemudian, dilanjutkan dengan barisan lulusan sesuai fakultas masing-masing. Prosesi ini pertama kali diadakan kembali setelah ditiadakan selama pandemi Covid-19.

Pada hari pertama, sebanyak 480 lulusan diwisuda. Hari kedua, terdapat 745 lulusan yang diwisuda. Sejumlah tamu undangan hadir pada kegiatan tersebut, yaitu Ketua Pengurus Yayasan Perguruan Tinggi Kristen Satya Wacana (YPTKSW) Drs MZ Ichsanudin, MM, Bendahara YPTKSW Dr Heri Usodo, SE, MKom, dan Sekretaris Pengurus Yayasan Perguruan Tinggi Kristen Satya Wacana (YPTKSW) Ir Fence Emanuel Lase. 

Prosesi wisudawan memasuki Balairung UKSW dalam Upacara Wisuda Periode II Tahun 2023/2024, Jumat (13/10/2023). dok. UKSW Prosesi wisudawan memasuki Balairung UKSW dalam Upacara Wisuda Periode II Tahun 2023/2024, Jumat (13/10/2023).

Kemudian, hadir pula Kepala Bagian Umum Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI Jawa Tengah Adhrial Refaddin, SIP, MPP, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bengkayang Norida, SPd, serta pejabat lain.

Kesan lulusan dan orangtua

Perjalanan menempuh studi di UKSW meninggalkan kesan mendalam bagi para lulusan. Salah satunya adalah lulusan Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer (FTEK) Antonio Victori Sembiring. Ia mengungkapkan rasa senangnya ketika berkuliah di UKSW yang penuh keberagaman.

Hal senada juga dikatakan oleh lulusan Fakultas Sains dan Matematika (FSM) Pramesti Hanitia Wulandari. Pramesti mengatakan, di UKSW, keramahan bukan hanya terbatas pada orang Jawa, melainkan juga terpancar dari masyarakat luar Jawa.

Sebagai mahasiswa non-Kristiani, Pramesti juga merasa dihargai dan menyadari arti penting dari toleransi di lingkungan kampus UKSW.

Sementara itu, lulusan Prodi Magister Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB), Surya Yuli Purwariyanto, menyampaikan terima kasih dalam bentuk pantun kepada UKSW karena telah membantu mewujudkan cita-citanya.

“Rektor Tercantik ada di Salatiga/ Namanya Prof Intiyas Utami/ Hai winisuda Universitas Kristen Satya Wacana/ Bangga dong diwisuda Ibu Rektor hari ini,” kata Surya membacakan pantunnya.

“Hai lulusan UKSW Salatiga, tularkanlah kreativitas dan inovasimu sampai mati. Mari kita bersama membangun Indonesia dalam ikatan salam satu hati,” lanjut Surya.

Rasa bahagia dan bangga dirasakan oleh orangtua lulusan, salah satunya Dina Waebro. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada UKSW. 

Hal serupa juga diungkapkan orangtua dari Ani Maureen, lulusan Prodi Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Komunikasi (Fiskom).

“Saya bangga atas wisuda anak saya. Rektor Intiyas juga sangat luar biasa mau turun menjumpai orangtua mahasiswa,” ungkapnya.

Sementara itu, Frankie Jan Salean, ayah dari salah satu lulusan, mengatakan bahwa dirinya bersyukur karena putrinya dididik di UKSW dengan nilai creative minority. Ia berharap, semoga nilai creative minority tersebut bisa menjadi pedoman saat putrinya terjun di dunia kerja.

“Kami terkesan dan senang dengan Rektor UKSW karena telah menyapa orang tua, sangat humanis,” ujarnya.

Peraih IP tertinggi

Seperti diketahui, masing-masing jenjang pendidikan di UKSW memiliki sejumlah lulusan yang berhasil meraih IP tertinggi. Pada jenjang Diploma 3 (D3), peraih IPK tertinggi adalah Yohanes Eka Adhi Setiawan, AMd Kom, dari Prodi Sistem Informasi Akuntansi Fakultas Teknologi Informasi (FTI) dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3.90.

Kemudian, sebanyak tiga lulusan dari jenjang Strata 1 (S1) berhasil meraih IPK 4.00. Mereka adalah Wibisono Adiyoso, SKom, Yulius, SKom, dan Ivan Andika Surya, SKom. Ketiganya merupakan lulusan Prodi Teknik Informatika, FTI. 

Sementara itu, terdapat empat lulusan jenjang S2 yang juga meraih IPK 4.00. Dua lulusan berasal dari Prodi Magister Manajemen FEB, yaitu Yosua Heru Prasetya, MM, dan Surya Yuli Purwariyanto, MM.

Dua lulusan lain berasal dari Prodi Magister Administrasi Pendidikan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), yaitu Stefanus Maranta Lahade, MPd, dan Margareta Hani Pramono, MPd.

Pada jenjang S3, IPK tertinggi 4.00 diraih oleh tiga lulusan Prodi Doktor Manajemen FEB, yaitu Dr Paskalis Seran, Dr Hendro Susanto, dan Dr Meta Padmalia.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau