Advertorial

Serius Tingkatkan IPM, Pemkab Tala Alokasikan Hampir 50 Persen APBD 2024 untuk Pendidikan dan Kesehatan

Kompas.com - 19/10/2023, 18:53 WIB

KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut (Tala) memberikan perhatian serius dalam meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM).

Hal tersebut dibuktikan dengan alokasi anggaran mencapai hampir 50 persen yang disusun pada Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Tahun Anggaran 2024 untuk dua bidang yang memiliki pengaruh besar terhadap penilaian IPM.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Tala pada 2023, IPM Tala sejak 2020-2022 berkutat pada angka 69-70 persen. Hal ini membuat Tala masih bertahan pada posisi ke-7 di antara kabupaten atau kota se-Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Pada Rapat Paripurna Penyampaian Jawaban Bupati terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Tala tentang Raperda APBD TA 2024 di Gedung DPRD Tala, Senin (9/10/2023), Penjabat (Pj) Bupati Tala Syamsir Rahman mengatakan, IPM Tala masih berada di bawah angka capaian IPM Provinsi Kalsel dan nasional. Untuk itu, perlu usaha yang keras untuk meningkatkannya.

“Makanya, kami alokasikan 24,38 persen untuk bidang pendidikan dan 23,35 persen untuk bidang kesehatan,” ucap Syamsir seperti dikutip Kompas.com dari siaran pers Pemkab Tala, Kamis (19/10/2023).

Ia melanjutkan, alokasi yang disiapkan pada bidang pendidikan sudah sesuai aturan belanja atau pengeluaran negara yang diatur oleh undang-undang atau lebih dikenal dengan istilah mandatory spending.

“Dalam mandatory spending, 20 persen APBD minimal untuk bidang pendidikan. Makanya, kami alokasikan 24,38 persen pada APBD 2024,” sambungnya.

Sementara, pada bidang kesehatan, berdasarkan regulasi terbaru Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, disebutkan bahwa tidak ada lagi mandatory spending.

“Akan tetapi, pemerintah daerah (pemda) tetap mengalokasikan sebesar 23,35 persen untuk bidang kesehatan. Hal ini dalam rangka pemenuhan standar pelayanan minimal
(SPM) yang menjadi kewajiban pemerintah daerah (pemda),” tuturnya.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau