Advertorial

Peringati Hari Sumpah Pemuda, Wabup Klaten Siap Atasi Kasus Kenakalan Remaja

Kompas.com - 28/10/2023, 21:26 WIB

KOMPAS.com - Wakil Bupati (Wabup) Klaten Yoga Hardaya mengaku prihatin atas kasus kenakalan remaja yang terjadi di daerahnya. Ia berharap kejadian tersebut tidak terulang kembali di wilayah Kota Bersinar.

"Kami sangat menyayangkan adanya remaja-remaja di Kabupaten Klaten yang terlibat pada kenakalan remaja. Sebagai tindak lanjut, kami akan melakukan sosialisasi dan juga komunikasi kepada sekolah maupun masyarakat," ujar Yoga dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (28/10/2023).

Pernyataan tersebut disampaikan Yoga setelah memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-95 tingkat Kabupaten Klaten di halaman Pendopo Ageng Kabupaten Klaten, Sabtu. Peringatan kali ini mengusung tema Bersama Majukan Indonesia.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan kepada masyarakat agar dapat bersama-sama menjaga keamanan wilayah masing-masing.

"Kami menginstruksikan untuk sistem keamanan lingkungan (siskamling) digalakkan dan juga sosialisasi edukasi di semua wilayah Kabupaten Klaten terkait dengan remaja-remaja kita, di mana kenakalan ini supaya bisa berhenti dan Klaten menjadi aman dan nyaman," ucapnya.

Sebagai informasi, upacara peringatan tersebut juga dihadiri sejumlah pihak, yaitu Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Klaten, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Klaten, pejabat Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), serta diikuti perwakilan pelajar sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) di Kabupaten Klaten.

Pada kegiatan tersebut, Yoga membacakan amanat resmi dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Ario Bimo Nandito Ariotedjo.

Ia menyampaikan saat ini Indonesia sedang berjuang menyelesaikan berbagai masalah.

Namun masalah-masalah itu tidak boleh menjadi hambatan pemuda dalam melaju menuju Indonesia maju serta menciptakan masyarakat yang adil dan makmur.

Menurutnya, pemuda telah diberi ruang partisipasi yang luas oleh pemerintah untuk mewujudkan masa depan Indonesia. Perkembangan teknologi terkini dan yang semakin cepat menimbulkan kesenjangan penguasaan teknologi dan informasi antar generasi.

“Penguasaan pemuda terhadap teknologi dan informasi serta literasi digital menjadi suatu hal yang harus diseriusi,” tutur Yoga.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau