Advertorial

Unair Raih 4,5 Trees Rating pada UI GreenMetric World University Ranking

Kompas.com - 01/11/2023, 13:15 WIB

KOMPAS.com – Universitas Airlangga (Unair) meraih 4,5 poin Trees Rating dari UI GreenMetric World University Ranking 2023. Angka ini naik 0,5 poin dari tahun sebelumnya.

Sebagai informasi, UI GreenMetric merupakan satu-satunya pemeringkatan perguruan tinggi skala global yang berfokus dalam aspek berkelanjutan.

Direktur Logistik, Keamanan, Ketertiban, dan Lingkungan Unair Dr Karnaji SSos, MSi mengatakan, pencapaian tersebut menunjukkan komitmen Unair dalam mendukung keberlanjutan lingkungan, khususnya dalam bidang green campus.

“Kami juga telah melakukan berbagai positif terkait dengan pengelolaan lingkungan,” ujar Karnaji dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (1/11/2023).

Untuk mewujudkan green campus, lanjut dia, pihaknya telah melakukan pemusatan area parkir, pembatasan kendaraan yang memasuki area kampus, pembangunan pipa terpadu, pemanfaatan air hujan yang tertampung di bak untuk diolah, serta pengelolaan sampah dan limbah.

Mengenai sampah, Unair melakukan pemilahan sampah, baik secara sistem maupun mandiri. Adapun sampah organik yang terkumpul akan dimanfaatkan dan diolah menjadi kompos untuk penggemburan taman di lingkungan kampus.

“Sampah sisa makanan di kantin juga diolah dan diurai dengan memanfaatkan maggot. Nantinya, maggot bisa digunakan untuk pakan ikan,” kata Karnaji.

UI GreenMetric merupakan satu-satunya pemeringkatan perguruan tinggi skala global yang berfokus dalam aspek berkelanjutan. Dok. Unair UI GreenMetric merupakan satu-satunya pemeringkatan perguruan tinggi skala global yang berfokus dalam aspek berkelanjutan.

Sementara, dalam pengolahan air limbah, Unair mengolah air limbah dari rektorat dan beberapa gedung sebelum dibuang ke penyaluran akhir. Hasil pengolahan ini dapat dimanfaatkan kembali, misalnya untuk menyiram tanaman.

Karnaji mengatakan bahwa pengembangan karakter dan perilaku manusia juga menjadi salah satu fokus Unair dalam mewujudkan green campus.

“Kami akan menggiatkan gerakan memilah sampah dan gerakan membawa botol minum ke kampus,” kata dia.

Dukung gerakan bebas emisi

Karnaji menjelaskan bahwa pihaknya juga mendukung gerakan bebas emisi. Hal itu ditunjukkan dengan penggunaan fasilitas mobil buggy listrik gratis untuk mendukung mobilitas di dalam kampus.

Unair juga akan memaksimalkan fasilitas bus kampus untuk penjemputan dosen dan tenaga pendidik. Hal ini merupakan upaya untuk mengurangi penggunaan kendaraan di lingkungan kampus. Sebagai langkah awal, bus kampus akan melayani penjemputan pada dua rute, yaitu dari barat Surabaya dan Sidoarjo.

“Upaya untuk menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah atau Unair. Seluruh pihak harus bekerja sama,” ucap Karnaji.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau