Advertorial

Angka Pengangguran di Kota Cilegon Turun 5,44 Persen

Kompas.com - 08/11/2023, 21:15 WIB

KOMPAS.com – Angka pengangguran di Kota Cilegon, Jawa Barat (Jabar), mengalami penurunan sebesar 5,44 persen dalam kurun waktu dua tahun delapan bulan.

Capaian tersebut tak lepas dari upaya keras dan sejumlah terobosan yang dihadirkan Wali Kota Cilegon Helldy Agustian bersama jajarannya sehingga berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka (TPT) Kota Cilegon pada 2020 mencapai 12,69 persen.

Angka tersebut mengalami penurunan menjadi 10,13 persen pada 2021 dan menjadi 8,10 persen pada 2022.

Kemudian, pada November 2023, angka tersebut menjadi 7,25 persen atau turun sebesar 5,44 persen.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cilegon Panca N Widodo merasa bersyukur atas capaian yang telah ditorehkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) dalam memberikan kesejahteraan terhadap masyarakat.

“Alhamdulillah, angka TPT di Kota Cilegon pada November 2023 turun menjadi 7,25 persen. Saat 2022, angkanya sebesar 8,10 persen atau turun sekitar 0,85 persen. Jika dihitung sejak 2020, angka penurunannya cukup tinggi, yakni 5,44 persen,” ujar Panca dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (8/11/2023).

Panca menambahkan, penurunan angka pengangguran di Kota Cilegon terjadi berkat kerja sama dan koordinasi semua pihak, mulai dari pemerintah, pelaku industri, hingga masyarakat.

“Penurunan ini dapat tercapai berkat kerja sama semua pihak. Ini juga berkat arahan dan bimbingan Pak Wali Kota (Helldy). Beliau sangat konsen dan berkomitmen untuk menurunkan angka pengangguran,” tuturnya.

Sementara itu, Helldy juga mengaku bersyukur bahwa angka pengangguran di Kota Cilegon terus mengalami penurunan.

“Kami semua bersyukur jumlah pengangguran terus turun. Hal ini tentu berkat berkat kerja keras semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat Kota Cilegon. Kami akan terus berupaya maksimal untuk menjalankan berbagai program pembangunan demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Cilegon. Kami juga akan terus memberikan yang terbaik,” jelas Helldy.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau