Advertorial

Pemkab Tanah Laut Panen Padi Lokal dengan Produktivitas 6,5 Ton per Ha

Kompas.com - 14/11/2023, 20:49 WIB

KOMPAS.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut (Tala) melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (Distanhorbun) melakukan panen padi varietas Siam Lani dengan produktivitas mencapai 6,5 ton per hektare di lahan belakang Kantor Distanhorbun, Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis (9/11/2023).

Penjabat (Pj) Bupati Tala Ir H Syamsir Rahman mengatakan, panen tersebut merupakan hasil kerja keras Distanhorbun Kabupaten Tala yang bekerja tanpa kenal lelah selama musim kering.

“Luar biasa, pada kondisi musim kering dan cuaca yang seperti ini, (kami bisa memanen padi). (Ini) berkat perjuangan yang sungguh-sungguh dan tidak mengenal waktu. Hasil tidak pernah mengkhianati usaha," ujar Pj Bupati Tala Samsyir dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (14/11/2023).

Syamsir melanjutkan, Pemkab Tala juga akan memastikan kondisi lahan pertanian yang tersebar di wilayahnya untuk tetap produktif. Selama musim kemarau, para petani di Kabupaten Tala kesusahan. Beberapa di antaranya bahkan mengalami gagal panen.

“(Untuk itu), kami akan bantu terjunkan petugas pengendali organisme pengganggu tumbuhan (POPT),” kata Syamsir.

Pj Bupati berharap, ketahanan pangan di Kabupaten Tala tetap terjaga. Dengan demikian, Kabupaten Tala dapat mempertahankan posisinya sebagai salah satu daerah dengan produktivitas padi tertinggi di Kalsel.

Sebagai informasi, pada acara tersebut, Pj Bupati Tala didampingi Kepala Distanhorbun Kabupaten Tala Ir Faried Widiyatmoko bersama jajarannya dan para penyuluh pertanian.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau