Advertorial

Kagum dengan Potensi Wisata di Desa Krikilan, Bupati Klaten: Harus Dikelola Jadi Lebih Baik

Kompas.com - 21/11/2023, 17:17 WIB

KOMPAS.com - Bupati Klaten Sri Mulyani menggelar kegiatan Sambang Warga di Desa Krikilan, Kecamatan Bayat, Jawa Tengah (Jateng), Selasa (21/11/2023).

Pada kegiatan tersebut, Sri Mulyani meresmikan Embung Krikilan sebagai destinasi wisata di desa setempat.

Sri pun mengungkapkan kekaguman terhadap potensi wisata di Desa Krikilan. Pasalnya, Desa Krikilan memiliki topografi unik yang didominasi perbukitan padas.

Tidak hanya itu, lanjutnya, Desa Krikilan juga memiliki sejumlah destinasi wisata yang potensial untuk dikembangkan.

“Kalau bukan karena ada kegiatan Sambang Warga, saya tidak tahu bahwa Desa Krikilan punya potensi wisata sebagus ini,” ujar Sri dalam rilis pers yang diterima Kompas.com.

Sri pun mengimbau pemerintah desa serta masyarakat setempat untuk mengelola potensi wisata di desa tersebut secara optimal.

Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah mempersiapkan materi promosi yang dikemas secara apik dan kreatif. Langkah tersebut dapat efektif menarik wisatawan untuk bertandang ke Desa Krikilan.

“Potensi lainnya juga harus dikembangkan yang dikemas secara menarik. Misalnya, produk pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Hal ini dapat menjadi nilai tambah destinasi wisata di Desa Krikilan,” jelasnya.

Pada kesempatan sama, Kepala Desa Krikilan Eka Sri Purwanto mengatakan, Embung Krikilan merupakan ikon wisata dari desanya. Embung ini baru dikelola sebagai destinasi wisata pada akhir 2019.

“Pemerintah Desa Krikilan bersama masyarakat berinisiatif mengelola embung sebagai wisata lantaran perkembangan pariwisata di Kabupaten Klaten,” kata Eka.

Selain itu, lanjut Eka, ada pula sejumlah produk UMKM yang dikembangkan warga desa. Produk tersebut diolah dari komoditas lokal, mulai dari singkong hingga lidah buaya.

Eka mengatakan, UMKM tersebut tidak hanya menunjang sektor pariwisata, tetapi juga membuka lapangan kerja bagi masyarakat.

Meski begitu, Eka mengakui bahwa terdapat sejumlah kendala untuk mengoptimalkan UMKM. Salah satunya terkait penyediaan fasilitas untuk pengembangan produk UMKM.

“Pada kesempatan ini, kami meminta bantuan kepada Bupati Sri Mulyani untuk penyediaan fasilitas berupa rumah produksi dan outlet pemasaran agar produk UMKM Desa Krikilan makin dikenal,” kata Eka.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau