Advertorial

Mudahkan Penyaluran Pupuk Subsidi, Mentan Apresiasi Pemkab Tanah Laut

Kompas.com - 22/11/2023, 11:30 WIB

KOMPAS.com — Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia (RI) H Andi Amran Sulaiman memberikan apresiasi terhadap kinerja penyaluran pupuk bersubsidi di Kabupaten Tanah Laut (Tala).

Hal itu ia sampaikan dalam kunjungan kerja di area persawahan Desa Padang, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tala, Kamis (16/11/2023).

Mentan mengatakan bahwa penyaluran pupuk subsidi di Tala merupakan penyaluran terbaik di antara wilayah yang telah dikunjungi.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat karena program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (Serasi) dan penyaluran pupuk subsidi di Tanah Laut menjadi yang terbaik," kata Amran dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (22/11/2023).

Mentan juga menilai bahwa penggunaan KTP untuk mengambil pupuk subsidi bagi anggota kelompok tani (Poktan) berjalan efektif sehingga diharapkan bisa ditiru oleh daerah lain di Indonesia.

"Setelah diskusi dengan petani, tidak ada petani yang mengeluh mengenai penyaluran pupuk subsidi. Hal ini terjadi karena adanya penerapan penggunaan KTP untuk menebus pupuk subsidi. Semoga, seluruh (wilayah) Indonesia dapat melakukan hal yang sama," tutur Amran.

Pada kesempatan ini, Mentan, Penjabat (Pj) Bupati Tala yang sekaligus Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kalimantan Selatan (Kalsel) H Syamsir Rahman, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan peninjauan lahan rawa di beberapa titik.

Sebagai informasi, acara tersebut dihadiri oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Pertanian Dedi Nursyamsi, staf Kementerian Pertanian, DPKP Kalsel, Forkopimda Tala, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (Distanhorbun) Tala, Camat Bati-Bati, penyuluh pertanian, dan petani Desa Padang.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau