Advertorial

Pasar Gedhe Klaten Diresmikan, Puan Maharani: Bisa Jadi Ikon Klaten

Kompas.com - 04/12/2023, 17:15 WIB

KOMPAS.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Puan Maharani meresmikan Pasar Gedhe Klaten, Jawa Tengah, Senin (4/12/2023).

Pasar tradisional yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sejak 2021 itu dilengkapi sejumlah fasilitas modern, seperti travelator dan eskalator di setiap lantainya, panel surya, parkir motor di lantai tiga, dan jembatan penghubung antarbangunan.

Puan mengapresiasi modernitas Pasar Gedhe Klaten. Ia pun berharap, fasilitas baru ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan daerah setempat.

"Pasar itu cerminan ekonomi suatu wilayah. Jadi, saya berharap dengan semakin modernnya Pasar Klaten ini, pedagang dan pembeli bisa melakukan aktivitas jual beli dengan nyaman. (Fasilitas) Ini juga merupakan satu-satunya pasar di Indonesia yang sudah sangat modern," tutur Puan dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin.

Puan juga menyebut Pasar Gedhe Klaten akan menjadi role model pembangunan pasar-pasar yang dibangun oleh pemerintah pusat.

"Saya minta dijaga kebersihannya, keamanannya, dan kenyamanannya agar ke depannya bisa seperti ini terus, pasarnya bersih dan nyaman," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Puan menyempatkan diri untuk berbelanja langsung ke pedagang Pasar Gedhe Klaten. Menurutnya keberadaan Pasar Gedhe Klaten sudah menjadi ikon dari Kabupaten Klaten itu sendiri.

"Ini merupakan ikon Klaten. Orang (kalau) ke Klaten ya harus berkunjung ke Pasar Gedhe Klaten. Di mana lagi bisa belanja di pasar tradisional yang nyaman dan modern seperti ini," katanya.

Sementara itu, Bupati Klaten Sri Mulyani mengatakan bahwa pembangunan Pasar Gedhe Klaten merupakan bentuk pemihakan pemerintah kepada masyarakat. 

Menurutnya, kehadiran pasar tersebut menjadi jaminan bagi usaha mikro kecil menengah (UMKM) di tengah maraknya pertumbuhan pasar modern.

"Saya yakin dan percaya bahwa pedagang Pasar Gedhe akan menjaga keberlanjutan pasar ini sehingga tidak kalah dengan pasar modern," katanya.

Pada peresmian pasar tersebut, Bupati Klaten juga turut menyerahkan bantuan bagi puluhan pelaku UMKM di Kabupaten Klaten.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau