Advertorial

DPRD Surabaya: Sinergi Pentaheliks Kunci Kesuksesan Pengembangan Kota Tua Surabaya

Kompas.com - 13/12/2023, 18:13 WIB

KOMPAS.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya mendukung dan mengapresiasi upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk mengembangkan Kota Tua sebagai salah satu destinasi wisata sejarah di Surabaya, Jawa Timur (Jatim).

“Kami apresiasi program Pemkot Surabaya dalam merevitalisasi kawasan Kota Tua karena sarat dengan sejarah,” kata Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya AH Thony dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (13/12/2023).

Dia mengatakan, salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam upaya revitalisasi Kota Tua adalah sinergi pentaheliks antara pemerintah, akademisi, pelaku bisnis, komunitas, dan media.

“Harapannya, Pemkot tidak lagi kerja sendirian,” tegas politikus dari Partai Gerindra itu.

Thony menjelaskan, saat ini, terdapat banyak bangunan di kawasan Kota Tua yang dimiliki sektor swasta dan masyarakat. Oleh sebab itu, mereka harus dilibatkan dalam program revitalisasi tersebut.

Dia menambahkan, sinergi pentaheliks itu ditujukan untuk penguatan karakter Kota Tua yang dibagi menjadi tiga zona, yaitu Zona Pecinan, Zona Melayu, dan Zona Eropa.

Adapun pengelompokan itu juga mewakili tiga karakter utama yang berada kawasan tersebut. Dia mencontohkan, pada Zona Eropa, masyarakat di kawasan ini digambarkan memiliki ekonomi yang baik. Hal ini tecermin dari pola konsumsi mereka yang gemar makan ikan.

Mereka pun tinggal di dekat Pasar Pabean yang menjual bahan baku guna mendukung kuliner ala Eropa dan sekaligus pengembangan kawasan itu.

Agar pelaksanaan revitalisasi berjalan lancar, Thony meminta Pemkot Surabaya untuk menentukan regulasi dan fasilitator. Terlebih, upaya ini akan menggandeng sejumlah pihak terkait.

Menurutnya, sejumlah program Pemkot Surabaya di kawasan tersebut sudah berjalan, misalnya program yang dilakukan di kawasan Ampel dan Kya-Kya. Dia meminta Pemkot untuk terus melakukan pembenahan sehingga wisatawan merasa nyaman dan aman.

"Dengan pembukaan Zona Eropa, kawasan Kota Tua akan semakin lengkap,” imbuh Thony.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau