Advertorial

Bangun TPS3R di Desa Keliki Bali, Tim Peneliti Politeknik Negeri Bali dan Universitas Dwijendra Terapkan Tri Hita Karana

Kompas.com - 13/12/2023, 21:08 WIB

KOMPAS.com – Pembangunan tempat pengelolaan sampah reduce reuse recycle (TPS3R) di Desa Keliki, Tegallalang, Gianyar, Bali, semula mendapat penolakan dari masyarakat setempat. Mereka menganggap, TPS3R merupakan tempat yang kotor. Namun, perlahan masyarakat mau menerima.

Bukan hal mudah. Untuk mengubah pandangan tersebut, tim peneliti dari Politeknik Negeri Bali dan Universitas Dwijendra membuat kajian penataan TPS3R Desa Keliki berbasis infrastruktur hijau.

Ketua Peneliti Dr Ir I Wayan Suparta, MSi, MT mengatakan bahwa pembangunan fasilitas tersebut berlandaskan loka genius, yakni Tri Hita Karana, Asta Kosala Kosali, dan Asta Bumi.

“Kajian tersebut menghasilkan Masterplan Penataan Kawasan TPS3R,” ucap Suparta dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (13/12/2023).

Suparta menjelaskan, penelitian itu dilakukan berlandaskan skema matching fund (MF) pada platform Kedai Reka Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Penelitian yang dilaksanakan pada periode Mei hingga Desember 2023 itu juga menggandeng tim peneliti dari Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Gianyar.

Suparta menambahkan, tim peneliti juga melakukan penguatan kelompok masyarakat dalam berbagai bidang yang berkaitan dengan pengelolaan ekowisata.

“Kami melakukan pembuatan dan pemeliharaan puspa aman, pendampingan pembangunan berbasis Tri Hita Karana, Asta Kosala Kosali dan Asta Bumi, serta peningkatan kemampuan pengelolaan badan usaha milik desa (BUMDes),” jelas Suparta.

Pihaknya juga melakukan peningkatan kemampuan kelompok sadar wisata (pokdarwis) dalam pengelolaan ekowisata, peningkatan kemampuan petani dalam pengelolaan tanah, pembuatan paket eduwisata, pendampingan pengelolaan homestay, dan pendampingan pembuatan oleh-oleh khas Desa Keliki.

Dalam pelaksanaannya, tim peneliti bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gianyar, Pemerintahan Desa Keliki, dan BUMDesa Yowana Bakti Desa Keliki.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau