Advertorial

Tingkatan Wawasan Industri Tata Udara untuk Mahasiswa, Daikin Sambangi 3 Perguruan Tinggi di Samarinda

Kompas.com - 22/12/2023, 14:04 WIB

KOMPAS.com – PT Daikin Airconditioning Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan.

Perusahaan asal Jepang tersebut menyelenggarakan kuliah khusus dengan topik industri tata udara serta inovasi perangkat dan perkembangan bisnis, baik secara global maupun nasional, di tiga perguruan tinggi Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis (21/12/2023) dan Jumat (22/12/2023).

Ketiga perguruan tinggi yang dikunjungi Daikin adalah Universitas Mulawarman, Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Timur, dan Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda.

Kepala Cabang Daikin Samarinda Iwan Daniel mengatakan, kegiatan yang menjadi bagian dari program Daikin Goes to Campus itu merupakan upaya pihaknya dalam menciptakan interaksi dan kolaborasi antara pelaku industri dan dunia pendidikan.

"Kegiatan ini bertujuan untuk berbagi wawasan tentang industri tata udara yang telah menjadi spesialisasi Daikin selama hampir satu abad," ujar Iwan dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (22/12/2023).

Iwan menambahkan, Daikin terbuka untuk menyelenggarakan kegiatan serupa di lembaga pendidikan lain di Kalimantan Timur. Pasalnya, program Daikin Goes to Campus merupakan komitmen Daikin dalam berkontribusi pada kemajuan dunia pendidikan.

Daikin Goes to Campus sendiri dirancang sebagai agenda tahunan Daikin untuk memperkuat kontribusi perusahaan pada dunia pendidikan.

Program tersebut berjalan beriringan dengan dukungan Daikin lain dan fokus dalam memberikan inspirasi pada mahasiswa terkait dunia industri tata udara.

"Melalui inspirasi inilah, mahasiswa diharapkan bakal lebih mantap saat memasuki dunia kerja. Pada akhirnya, (program ini) menciptakan simbiosis dengan semakin berkembang industri (tata udara) melalui keilmuan dari sumber daya manusianya. Ini sejalan dengan tujuan pribadi dalam pengembangan kariernya di dunia kerja," tutur Iwan.

Pemaparan materi dalam acara "Daikin Goes To Campus" di Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (23/12/2023).Dok. Daikin Pemaparan materi dalam acara "Daikin Goes To Campus" di Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (23/12/2023).

Daikin mengawali program Daikin Goes to Campus di Universitas Mulawarman. Di sesi kuliah khusus, mahasiswa diajak untuk memahami aspek mendasar pada industri solusi tata udara, termasuk inovasi terkini pada produk air conditioner (AC).

Paparan mendalam tentang penerapan teknologi inverter pada AC juga diberikan. Teknologi inverter sendiri merupakan inovasi yang dapat menghemat energi pada pemakaian AC.

Pengenalan teknologi inverter pada AC Daikin juga menjadi langkah perusahaan untuk mendukung kesadaran hemat energi yang dicanangkan oleh pemerintah.

"Sinergi dengan pemerintah ini sejalan dengan arah tumbuh perusahaan yang terus mengupayakan teknologi lebih baik bagi lingkungan yang berkelanjutan. Salah satunya adalah mengedepankan penghematan energi pada penggunaan AC," ujar Iwan.

Paparan yang disampaikan pun berjalan dengan interaktif. Mahasiswa tak hanya diberikan kesempatan untuk bertanya, tetapi juga mengemukakan opini dari perspektifnya.

Sesi berikutnya, mahasiswa dikenalkan dengan prospek karier bekerja di Daikin, perusahaan yang dikenal sebagai pemimpin pasar AC di Indonesia.

Sesi tersebut tidak hanya memberikan gambaran karier melalui paparan, tetapi juga melibatkan staf Daikin yang membagikan pengalaman perjalanan karier mereka.

Iwan melanjutkan, selain mendapatkan cerita dari pengalaman staf Daikin secara langsung, mahasiswa juga diberikan informasi terkait berbagai posisi yang dibutuhkan di Daikin. Hal ini dapat menjadi peluang berkarier bagi mahasiswa di Daikin.

Iwan berharap, “Daikin Goes To Campus” ke tiga perguruan tinggi di Samarinda dapat memberi manfaat bagi mahasiswa sebagai pesertanya.

"Seiring dengan perkembangan pesat yang telah dan bakal terjadi di industri, mahasiswa sebagai angkatan kerja pun perlu membekali diri dengan wawasan luas untuk dapat mengambil peran di dalamnya. Pada bagian inilah, kami berupaya berkontribusi termasuk melalui program Daikin Goes to Campus ini," ujar Iwan.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau