Advertorial

Ketersediaan Obat Terjamin, Ibu dari Biak Numfor Ini Puas dengan Layanan Program JKN

Kompas.com - 22/12/2023, 19:01 WIB

KOMPAS.com – Seorang warga Kabupaten Biak Numfor, Virgorina Artiati Seubelan (35), merasa puas dengan layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Pasalnya, ia mendapatkan pelayanan yang baik dan optimal saat sang buah hati dirawat di rumah sakit akibat gangguan pencernaan.

“Tim dokter dan perawat pun selalu siap siaga dan memberikan informasi yang jelas ketika kami membutuhkan,” ungkap Virgorina dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (22/12/2023).

Sebelumnya, buah hati Virgorina, Aurora Edelweis Simopiaref (5), mengalami demam dan mendapatkan perawatan di klinik terdaftar. Namun, kondisinya tak lekas membaik sehingga Virgorina dan suami memutuskan untuk membawa sang buah hati ke rumah sakit.

“Awalnya ditahan-tahan karena pasti cepat sembuh, tapi justru demamnya makin tinggi, sehingga saya dan suami langsung memutuskan ke rumah sakit untuk memeriksakan anak kami, dan ternyata ada bakteri pada pencernaannya. Sesuai dengan saran dari dokter, (anak kami) harus dirawat inap,” tutur Virgorina.

Lebih lanjut, Virgorina menjelaskan dirinya beserta keluarga sangat bersyukur sekali dengan adanya Program JKN. Bahkan, ia sedikit menyesal karena tidak membawa putrinya ke rumah sakit lebih awal.

“Kemarin anak saya sudah tidak mau makan beberapa hari. Jadi, sudah lemas sekali. Saya sudah tidak tahu lagi harus bagaimana,” kisahnya.

Ia menceritakan, sesampainya di rumah sakit, tim medis yang bertugas begitu sigap dalam memberikan penanganan kepada sang buah hati. Obat-obatan yang dibutuhkan pun selalu tersedia.

“Tidak banyak proses administrasi yang harus kami lakukan. Cukup menunjukkan Kartu Keluarga (KK) saja sudah langsung dapat dilayani,” lanjut Virgorina.

Merasa terbantu

Virgorina dan putrinya merupakan peserta JKN dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU). Kepesertaannya menjadi satu dengan sang suami yang terdaftar sebagai prajurit Angkatan Udara (AU).

Virgorina mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Program JKN karena telah menjamin biaya kesehatan keluarganya.

“Iurannya sudah dipotong tiap bulan dari gaji suami sehingga ketika sakit, kami sudah tidak khawatir. Bagi kami, lebih baik rutin bayar iuran tiap bulan seperti itu dari pada harus tiba-tiba bayar. Sudah musibah (terserang) sakit, terus diharuskan membayar tunggakan iuran lagi,” lanjut Virgorina.

Virgorina pun mengajak seluruh kerabatnya untuk selalu rutin membayar iuran JKN agar status kepesertaannya tetap aktif sehingga dapat digunakan ketika membutuhkan.

Ia juga berharap, Program JKN dapat terus berjalan ke arah yang semakin baik lagi, baik dari segi layanan kesehatan maupun layanan kepesertaan. Dengan demikian, masyarakat dapat memiliki jaminan kesehatan yang pasti.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau