Advertorial

Gandeng Pelindo, Bulog Tingkatkan Pelayanan Bongkar Muat Komoditas Pangan

Kompas.com - 28/12/2023, 17:03 WIB

KOMPAS.com – Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) menjalin kerja sama kemitraan strategis dengan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo dalam menghadirkan Layanan Kegiatan Jasa Bongkar Muat Impor Komoditas Pangan dan Kegiatan Bongkar Muat Movement yang akan menjadi barang persediaan dalam penguasaan Perum Bulog di wilayah kerja Pelindo.

Hal itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) oleh Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi dan Direktur Utama Pelindo Arif Suhartono di Jakarta, Kamis (28/12/2023).

Bayu berharap, kerja sama tersebut dapat terlaksana dengan baik sehingga memperlancar kegiatan penerimaan beras impor, baik dalam persiapan kedatangan kapal, berthing, sandar dan bongkar, percepatan pengiriman dari pelabuhan ke gudang Bulog, maupun movement antarpelabuhan.

"Penandatanganan nota kesepahaman itu diharapkan dapat mempermudah kelancaran distribusi, memeratakan stok dan ketersediaan pasokan untuk pengelolaan cadangan pangan pemerintah (CPP), serta menjaga stabilisasi dan keterjangkauan harga pangan dalam rangka pengendalian inflasi pangan secara nasional,” kata dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis.

Arif menambahkan, pascamerger pada 2021, pihaknya terus melakukan transformasi dan standardisasi pelabuhan. Hasilnya, tercipta percepatan dan peningkatan kualitas layanan di pelabuhan.

Hal tersebut, lanjut dia, berdampak positif pada penurunan waktu sandar kapal (port stay) dan waktu tinggal barang (cargo stay). Pada akhirnya, biaya logistik pun menurun.

"Kami berharap, momen penting hari ini menjadi awal kolaborasi antara Pelindo dan Bulog yang dapat berkontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional sehingga membawa manfaat bagi masyarakat luas," ucap Arif.

Adapun ruang lingkup kesepahaman itu mencakup pelaksanaan kegiatan jasa pelabuhan di wilayah kerja Pelindo, termasuk penggunaan fasilitas pelabuhan dalam rangka mendukung prioritas dan kemudahan sandar serta bongkar muatan kapal impor yang dilaksanakan oleh perusahaan jasa pengurusan transportasi (PJPT) yang ditunjuk oleh Perum Bulog.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau