Advertorial

Pastikan Pelayanan Optimal, Dirut BSI Tinjau Layanan Akhir Tahun dan Tahun Baru di Kantor Cabang

Kompas.com - 29/12/2023, 18:43 WIB

KOMPAS.com - Direktur Utama (Dirut) BSI Hery Gunardi mengunjungi Kantor Cabang (KC) BSI Mayestik, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (28/12/2023).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kantor cabang perseroan dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada nasabah, khususnya dalam menghadapi lonjakan transaksi pada akhir tahun.

Pada kesempatan itu, Hery meninjau kesiagaan prosedur keamanan, pelayanan nasabah, dan ketersediaan layanan perbankan di setiap cabang.

Hery menyatakan, BSI berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah pada setiap momen penting, termasuk akhir tahun dan tahun baru.

"Kami ingin memastikan bahwa nasabah BSI merasa aman dan nyaman dalam melakukan transaksi perbankan. Kami terus berupaya untuk meningkatkan kualitas layanan," ujar Hery dalam siaran tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (29/12/2023).

Hery menjelaskan bahwa selama periode 23 Desember 2023–1 Januari 2024, sebanyak 484 kantor cabang BSI tetap beroperasi secara terbatas mulai pukul 08.00 hingga 14.00. Pemilihan lokasi operasional difokuskan pada kantor cabang utama yang berada di lokasi strategis.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya penggunaan teknologi untuk mempermudah nasabah dalam mengakses layanan perbankan.

BSI terus mengembangkan inovasi dan teknologi agar nasabah dapat mengakses layanan perbankan secara lebih cepat dan efisien, baik melalui aplikasi BSI Mobile, BSI Net, Cash Management, maupun internet banking.

Dirut BSI Hery Gunardi mengunjungi kantor cabang BSI.DOK. BSI Dirut BSI Hery Gunardi mengunjungi kantor cabang BSI.

Sebagai antisipasi lonjakan transaksi pada akhir tahun dan awal tahun baru, BSI telah menyiapkan uang tunai Rp 12,2 triliun untuk melayani kebutuhan transaksi nasabah.

Langkah tersebut merupakan bentuk komitmen BSI untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada para nasabahnya. BSI pun memastikan ketersediaan likuiditas selama periode 22 Desember 2023–3 Januari 2024.

“Akhir tahun merupakan salah satu periode dengan tingkat transaksi yang lebih tinggi dari biasanya. Oleh karena itu, BSI akan mengoptimalkan layanan berbasis e-channel, seperti mesin ATM dan pelayanan di kantor cabang sebagai langkah proaktif,” katanya.

Puncak transaksi tunai, lanjut Hery, diperkirakan akan terjadi dua pekan menjelang akhir 2023 hingga awal 2024.

Oleh karena itu, ia menghimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan digital BSI melalui ATM dan BSI Mobile yang dapat diakses di mana pun dan kapan pun selama 24 jam. Hal ini akan memastikan transaksi finansial nasabah dapat berjalan secara real-time.

Saat ini, BSI telah mengoptimalkan teknologi di lebih dari 1.100 kantor cabang dan 2.559 mesin ATM di seluruh Indonesia.

Dirut BSI Hery Gunardi mengunjungi kantor cabang BSI. DOK. BSI Dirut BSI Hery Gunardi mengunjungi kantor cabang BSI.

Nasabah dapat melakukan transaksi terbatas, seperti transaksi pembayaran Pertamina dan institusi, setor tunai, cek non-kliring, penarikan tunai, pembukaan rekening, transaksi setoran pajak, penanganan keluhan, serta transaksi lain sesuai ketentuan yang ditetapkan Bank Indonesia.

Selain itu, BSI juga memberikan kemudahan layanan transaksi penarikan uang tunai bagi nasabah di gerai Indomaret dan Alfamart di seluruh Indonesia.

“Dengan berbagai langkah proaktif tersebut, BSI tidak hanya siap menghadapi lonjakan transaksi akhir tahun, tetapi juga berkomitmen untuk memberikan pengalaman perbankan yang aman, nyaman, dan efisien bagi nasabah,” imbuh Hery.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau