Advertorial

Tingkat Kepuasan Masyarakat Cilegon Terhadap Kinerja Wali Kota Helldy Tembus 84,5 Persen

Kompas.com - 18/01/2024, 19:08 WIB

KOMPAS.com - Tim Tenaga Ahli Dosen Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) merilis Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) terhadap kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon.

Berdasarkan survei tersebut, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon dibawah kepemimpinan Wali Kota Helldy Agustian mencapai 84,5 persen. Bahkan, 12,3 persen responden menyatakan sangat puas atas kinerja Pemkot Cilegon.

Ketua Tim Tenaga Ahli FISIP Untirta Ika Arinia Indriyany mengatakan, survei tersebut dilakukan untuk mengukur tingkat masyarakat terhadap kinerja pelayanan publik dan 10 program prioritas Pemkot Cilegon.

Sebagai informasi, survei tersebut dilakukan menggunakan metode multistage random sampling terhadap 1.232 responden dan menghasilkan margin of error sebesar 5 persen. Adapun periode survei dilakukan mulai November hingga Desember 2023.

“Hasil survei menunjukkan, tingkat kepuasan masyarakat terkait kepemimpinan Wali Kota Cilegon (Helldy Agustian) berada pada kategori sangat puas 12,3 persen dan cukup puas 72,2 persen. Sisanya menjawab kurang puas dan tidak tahu atau tidak menjawab,” kata Ika dalam siaran tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (18/1/2024).

Ika memaparkan, hasil survei tersebut sangat kontras ketimbang hasil survei masyarakat Cilegon sebelum Wali Kota Helldy Agustian. Rinciannya, yakni 56,3 persen responden mengaku cukup puas, 7,4 sangat puas, serta sisanya kurang puas, tidak tahu, atau tidak menjawab.

“Berdasarkan survei tersebut, kepemimpinan Wali Kota Cilegon Helldy Agustian saat ini dinilai lebih baik ketimbang wali kota sebelumnya,” lanjutnya.

Terkait nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Pelayanan Publik, Cilegon mencapai 76,69 dengan nilai rata-rata 3,07 atau meraih kategori baik.

Nilai tersebut didapat dari sembilan indikator penilaian berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Nomor 14/2017, yakni pelayanan sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, bantuan sosial, administrasi kependudukan, dan layanan lainnya.

“Selain pelayanan publik, kajian survei juga menyasar tingkat kepuasan warga Cilegon terhadap 10 program prioritas Wali Kota Cilegon. Hasilnya menyajikan data yang beragam,” tutur Ika.

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan pihaknya, 91 persen menyatakan puas atas realisasi 10 program prioritas Wali Kota Cilegon.

“Hasil perhitungan cross tabulation data kuantitatif survei juga mengungkapkan, 74,8 persen menyatakan setuju dan 13,9 persen sangat setuju apabila program dan kebijakan prioritas walikota mampu dilanjutkan pada tahun mendatang,” katanya.

Sebagai informasi, SKM terselenggara atas kerja sama Pemkot Cilegon dan Untirta. Melalui survei ini, Untirta hadir untuk membantu pemerintah daerah memetakan problem di masyarakat secara ilmiah.

“Saya berharap, survei tersebut dapat membantu Pemkot Cilegon mengelola kebijakan yang lebih tepat dan akurat, Dengan demikian, dapat menghasilkan output dan outcome sesuai harapan,” paparnya.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau