Kabar pariwisata

Dari Wali hingga Radja, Sejumlah Band Papan Atas Siap Ramaikan F1Powerboat Danau Toba

Kompas.com - 17/02/2024, 12:31 WIB

KOMPAS.com – Ajang balap perahu motor F1Powerboat di Danau Toba yang digelar pada 2-3 Maret 2024 akan menghadirkan berbagai keistimewaan. Salah satunya adalah kehadiran panggung hiburan yang menampilkan sejumlah band ternama di Tanah Air, yakni Ada Band, Radja, dan Wali.

Ketiganya akan mengisi panggung hiburan yang merupakan side event F1Powerboat Danau Toba.

Untuk diketahui, gelaran F1Powerboat di Danau Toba kali ini merupakan balapan ke-300. Balapan ke-299 telah diselenggarakan di Sharjah, Uni Emirates Arab.

Direktur Pemasaran dan Program Pariwisata PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Maya Watono mengatakan, kehadiran band-band papan atas Indonesia itu diharapkan bisa menarik lebih banyak pengunjung di F1Powerboat di Danau Toba.

“Kami berharap F1Powerboat ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan olahraga air, tetapi juga menjadi salah satu event yang mampu menarik lebih banyak wisatawan untuk berkunjung ke salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Indonesia,” kata Maya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (17/2/2024).

Sebagai informasi, F1Powerboat 2024 merupakan ajang kedua yang diselenggarakan di Danau Toba. Pada 2023, F1Powerboat mampu menarik hingga 100.000 pengunjung.

Kehadiran ajang F1Powerboat di Danau Toba diharapkan dapat semakin menarik kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Dok. Injourney Kehadiran ajang F1Powerboat di Danau Toba diharapkan dapat semakin menarik kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.

Pada 2024, InJourney menghadirkan F1Powerboat yang dikemas dengan festival budaya dan stan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sebagai side event. Adapun konsep serupa juga diterapkan saat penyelenggaraan Aquabike Jetski World Championship di Danau Toba pada November 2023.

InJourney berharap kehadiran side event yang menampilkan panggung hiburan, festival budaya, stan UMKM, dan kompetisi Solu Bolon, itu dapat membuat kebudayaan dan UMKM daerah setempat semakin dikenal dunia.

Demikian pula Danau Toba yang telah ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark. Kehadiran ajang tersebut diharapkan dapat semakin menarik wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.

“Sebagai salah satu DPSP, Danau Toba akan terus didorong untuk menghadirkan berbagai event lain. InJourney berharap, sport water tourism yang dikemas dengan istimewa dapat membentuk pariwisata yang berkesinambungan dan berkelanjutan di Danau Toba,” ujar Maya.

Maya menjelaskan, jelang pelaksanaan F1Powerboat di Danau Toba, pihaknya terus menyempurnakan persiapan.

Pada Senin (12/2/2024), misalnya, sebanyak 100 ton logistik untuk perlombaan sudah tiba di Pelabuhan Belawan untuk dibawa ke Pelabuhan Napitupulu, Balige, yang akan menjadi tempat pelaksanaan F1Powerboat. Dengan kawalan aparat kepolisian, sebanyak 14 kontainer logistik telah tiba dengan baik.

Berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat, InJourner juga terus menyempurnakan persiapan berbagai side event untuk menyukseskan F1Powerboat di Danau Toba.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau