Advertorial

Tanam 16.000 Bibit Mangrove, Aksi Nyata Adhi Karya Dukung Pelestarian Lingkungan

Kompas.com - 22/02/2024, 14:53 WIB

KOMPAS.com – Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2024 sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64, PT Adhi Karya (Persero) Tbk atau ADHI menyelenggarakan aksi penanaman pohon serentak bertajuk ADHIGREEN di enam lokasi di seluruh Indonesia.

Kegiatan yang terselenggara pada Rabu (21/2/2024) itu merupakan upaya kolektif ADHI dan anak usahanya untuk melindungi lingkungan dan memitigasi perubahan iklim. 

Melalui kegiatan tersebut, perseroan juga ingin meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian alam dan memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan lokal.

Adapun salah satu lokasi penanaman pohon ADHIGREEN adalah Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai, Bali. ADHI melalui anak usahanya, PT Adhi Persada Gedung (APG), bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali dan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Tahura Ngurah Rai Bali untuk menanam 1.000 pohon mangrove.

Direktur Utama APG Yan Arianto mengatakan bahwa selain untuk melestarikan lingkungan, aksi penanaman itu juga menjadi realisasi ADHI dalam menjalankan prinsip environment, social, and governance (ESG) pada 2024.

"Penyelenggaraan ADHIGREEN juga menjadi awal komitmen ADHI pada awal tahun untuk kegiatan penanaman pohon selanjutnya,” ujat Yan dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (22/2/2024).

Yan menambahkan, penanaman pohon serentak lewat program ADHIGREEN menjadi langkah nyata ADHI dan anak usahanya dalam menciptakan lingkungan hijau, sehat, dan lestari. Program pun ini diharapkan dapat menjadi program berkelanjutan.

ADHI juga mengajak seluruh Insan ADHI—sebutan bagi para pekerja ADHI—dan komunitas pelestarian lingkungan untuk bergabung dalam program ADHIGREEN. Dengan begitu, upaya pelestarian lingkungan dapat dilakukan secara maksimal.

“Ini merupakan langkah nyata ADHI bersama anak usahanya, salah satunya APG, untuk menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan sehat melalui program ADHIGREEN,” imbuhnya.

Program ADHIGREEN diharapkan dapat menjadi program berkelanjutan. Dok. Adhi Karya Program ADHIGREEN diharapkan dapat menjadi program berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala UPTD Tahura Ngurah Rai I Ketut Subandi mengucapkan terima kasih atas dedikasi ADHI dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui karya nyata. Ia berharap, kepedulian tersebut dapat memberikan pengaruh positif bagi lingkungan.

“Terima kasih kepada ADHI yang telah memberikan karya nyata untuk kepedulian terhadap lingkungan. Semoga karya nyata ini berdampak positif bagi lingkungan, khususnya di ekosistem mangrove di Tahura Ngurah Rai, Bali,” ucap Subandi.

Selain Bali, ADHIGREEN juga diselenggarakan secara simbolis di Karawang, Banten, IKN, Semarang, dan Palembang. Keenam kota ini merupakan lokasi proyek ADHI berada.

Sebanyak 16.000 bibit mangrove ditanam di enam lokasi tersebut. Rinciannya, 1.000 bibit di Bali, 8.000 bibit di Karawang, 4.000 bibit di Banten, 1.000 bibit di IKN, 1.000 bibit di Semarang, dan 1.000 bibit di Palembang.

Tak hanya penanaman bibit mangrove, kegiatan ADHIGREEN di keenam kota juga diisi dengan kampanye pengelolaan limbah dan sampah, serta penyediaan kotak sampah botol plastik.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau