Advertorial

Dana Kelolaan Reksa Dana Tumbuh 13 Persen, BRI-MI Sabet Top 5 Manajer Investasi di Tahun Pertama Gabung BRI Group

Kompas.com - 25/02/2024, 11:22 WIB

KOMPAS.com - Produk investasi yang semakin beragam dengan berbagai return yang atraktif membuat manajer investasi (MI) harus terus berupaya mengoptimalkan kinerjanya demi menjaga kepercayaan investor.

Upaya itu pula yang dilakukan PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) sebagai pelopor industri reksa dana pertama di Indonesia dan merupakan perusahaan anak PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI. Sepanjang 2023, BRI-MI berhasil mencatatkan pencapaian dan pertumbuhan impresif.

Pada tahun pertama, perusahaan yang telah berganti nama dari PT Danareksa Investment Management pada 2023 ini mampu mencatatkan pertumbuhan dana kelola (asset under management/AUM) reksa dana hingga 13 persen. Dengan demikian, AUM reksa dana BRI-MI di penghujung 2023 sebesar Rp 30,56 triliun.

Wakil Direktur BRI Catur Budi Harto. Dok. BRI Wakil Direktur BRI Catur Budi Harto.

Wakil Direktur BRI Catur Budi Harto mengatakan bahwa prestasi tersebut merupakan buah dari konsistensi BRI Group dalam melayani nasabahnya, tak terkecuali pemegang saham di segmen ritel. Dia berharap, capaian tersebut menjadi motivasi untuk lebih dapat dipercaya dalam memenuhi kebutuhan investasi masyarakat Indonesia.

“Prestasi ini membuktikan bahwa BRI-MI tetap menjadi manajer investasi bertaraf global, meski telah berganti nama. BRI Group terus berkomitmen melayani nasabah, tak terkecuali segmen ritel baik internal maupun eksternal BRI, dengan mengedepankan pelayanan secara digital,” ucap Catur dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Minggu (25/2/2024).

Plt Direktur Utama BRI-MI Ira Irmalia Sjam mengatakan, catatan positif tersebut tak terlepas dari kepercayaan stakeholder kepada BRI-MI dan inovasi produk BRI-MI yang disesuaikan dengan kebutuhan dan profil risiko nasabah.

“BRI-MI secara konsisten terus bertumbuh pada 2023. Hal ini tercermin dari pertumbuhan AUM reksa dana sebesar 13 persen dan menjadikan BRI-MI sebagai Top 5 Manajer Investasi di akhir 2023 dengan pangsa pasar sebesar 6 persen," papar Ira.

Ira pun menyoroti produk reksa dana Balanced Regular Income Fund (BRIF) sebagai produk unggulan BRI-MI. Produk ini berkontribusi besar pada pertumbuhan AUM di 2023. Hal ini juga ditopang melalui sinergi dengan induk perusahaan, yaitu BRI.

"Sinergi dengan BRI menjadi kunci penting dalam meningkatkan AUM reksa dana kami, terutama melalui produk BRIF. Hal ini terlihat dari pencapaian AUM di akhir Desember 2023 sebesar Rp 2,3 triliun atau tumbuh signifikan sebesar 2.124 persen jika dibandingkan AUM Desember 2022, yaitu Rp 106,2 miliar," ujar Ira.

Reksa dana campuran BRIF, produk unggulan BRI-MI

Produk reksa dana campuran BRIF diluncurkan pertama kali pada 1 Juli 2019 dan memiliki daya tarik tersendiri, yaitu melalui strategi memaksimalkan komposisi investasi pada instrumen obligasi.

BRIF memiliki karakteristik yang berbeda dengan reksa dana campuran pada umumnya yang mengalokasikan dana ke berbagai jenis instrumen investasi, seperti saham, obligasi, dan instrumen pasar uang.

“BRIF sangat cocok sebagai instrumen diversifikasi investasi karena memiliki fitur yang unik, yaitu memberikan dividen setiap bulan. Dengan adanya potensi penurunan suku bunga pada 2024, investasi pada reksa dana BRIF yang underlying asset-nya termasuk instrumen surat utang, berpotensi memberikan imbal hasil investasi yang optimal ke depan,” jelas Ira.

Sebagai catatan tambahan, sepanjang 2023, BRI-MI telah berhasil meraih berbagai penghargaan atas kinerja produk unggulan. Salah satunya adalah penghargaan produk reksa dana BRI MSCI Indonesia ESG Screened Kelas A sebagai The Most Expansive Growth Mutual Funds periode 1 tahun di acara Business Indonesia Financial Award (BIFA) 2023.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau