Advertorial

Presiden Jokowi Apresiasi Kinerja BRI Salurkan Kredit UMKM Lebih dari 84 Persen

Kompas.com - 01/03/2024, 16:57 WIB

KOMPAS.com - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi peran PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI dalam mendukung pengembangan sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan Gedung BRI Internasional Microfinance Center di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kamis (29/2/2024).

Presiden Jokowi mengatakan, BRI telah menyalurkan sebagian besar kredit kepada UMKM hingga lebih dari 84 persen. Pencapaian tersebut tergolong spesial. Sebab, nasabah UMKM yang berjumlah jutaan lebih rumit diurus ketimbang korporasi.

Meski tidak mudah, BRI tetap berkontribusi dan bekerja keras dalam mengembangkan UMKM di Indonesia. Bank pelat merah itu juga konsisten mencatatkan pertumbuhan positif dari tahun ke tahun selama menyediakan akses permodalan untuk UMKM.

“Saya mendapatkan info dari Direktur Utama BRI (Sunarso) kalau keuntungan bersih BRI mencapai Rp 60,4 triliun pada 2023. Tidak ada bank di dalam dan luar negeri yang keuntungannya menyamai BRI. Terlebih, BRI fokus untuk mengurus UMKM. Itu sangat saya apresiasi,” ujar Jokowi.

Sebagai informasi, dalam mendorong sektor UMKM, BRI tidak hanya menyediakan akses permodalan. Bank milik negara ini juga memberikan pemberdayaan melalui sejumlah program, seperti Desa BRILiaN (pemberdayaan desa), LinkUMKM (platform online scoring dan pemberdayaan UMKM), BRIlianpreneur UMKM Export (expo UMKM skala global), serta PARI (integrated commodity platform).

BRI juga telah memiliki BRI Research Institute (BRIRins), yakni lembaga yang secara konsisten melakukan riset terhadap segala aspek yang berkaitan dengan pemberdayaan UMKM. Hasil riset tersebut digunakan sebagai masukan dalam penyusunan berbagai kebijakan pemberdayaan UMKM.

Apresiasi pembangunan Gedung BRI Internasional Microfinance Center

Pada kesempatan itu, Presiden juga mengapresiasi komitmen BRI dalam mendukung IKN sebagai ibu kota berkelas dunia.

Penyelenggaraan groundbreaking tersebut juga menandakan otoritas moneter, perbankan, serta sistem pembayaran telah ada dan siap mendukung pengembangan IKN.

BRI International Microfinance Center dibangun di atas tanah seluas 13.000 meter persegi. Kawasan ini akan terdiri dari BRI Office Nusantara, BRI Microfinance Gallery, dan BRI Community Hub.

BRI Office Nusantara memiliki delapan lantai yang di dalamnya terdapat lobi, priority lounge, office area, dan multifunction hall serta BRI Microfinance Gallery difungsikan sebagai galeri untuk UMKM.

Kemudian, BRI Community Hub difungsikan sebagai amphitheater yang dapat digunakan untuk event gathering dan outdoor exhibition. Setiap bangunan dilengkapi dengan rooftop.

Keterlibatan BRI dalam pembangunan IKN mengukuhkan posisi BRI sebagai lembaga keuangan yang berperan aktif baik menciptakan economic value maupun social value dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau