Advertorial

Jadi Tradisi, BRI Gelar Mudik Asyik bersama BUMN 2024

Kompas.com - 07/03/2024, 10:08 WIB

KOMPAS.com – Mudik atau pulang kampung menjadi momentum yang ditunggu-tunggu masyarakat di Tanah Air setiap Lebaran menjelang. Sudah menjadi tradisi, momentum mudik kerap dirindukan karena dapat bertemu sanak saudara di kampung halaman.

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pun memastikan akan kembali menggelar program mudik gratis pada Lebaran 2024.

Program yang dinamakan “Mudik Asyik bersama BUMN 2024” menjadi upaya BUMN dalam memberi kemudahan dan membantu masyarakat untuk pulang ke kampung halaman dengan nyaman dan aman.

Asisten Deputi (Asdep) Bidang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Kementerian BUMN Edi Eko Cahyono mengatakan, kegiatan Mudik Bersama BUMN 2024 diselenggarakan untuk mendukung pemerintah dalam rangka memberikan pelayanan mudik yang lancar, aman dan nyaman

"Untuk pelaksanaan program sendiri, tentu sebagai sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), kami mendorong pelaksanaan mudik dengan memperhatikan prinsip-prinsip good corporate governance (GCG) dan terintegrasi, terarah, terukur, dan akuntabel," ujar Edi dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Selasa (5/3/2024).

Pada 2024, pemerintah menargetkan program mudik bersama setidaknya dapat mengangkut lebih kurang 80.000 pemudik. Rinciannya, moda bus kurang lebih mengangkut 55.000 penumpang, kereta api mengangkut 18.000 penumpang, dan kapal laut mengangkut 5.600 penumpang.

Untuk itu, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI sebagai BUMN yang senantiasa berupaya memberikan social value disamping economic value, turut mengakomodasi masyarakat. Utamanya, bag nasabah BRI untuk ikut dalam program Mudik Asyik bersama BUMN 2024.

Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto mengatakan, perseroan mendukung upaya pemerintah dalam memberikan fasilitas mudik yang aman bagi masyarakat.

“Hal itu merupakan wujud nyata komitmen kami untuk menghadirkan value lebih bagi seluruh masyarakat, termasuk nasabah BRI,” kata Catur.

Untuk diketahui, pada momen Lebaran 2023, Mudik Gratis BUMN dibuka untuk 65.603 orang yang mendaftar yang terbagi pada empat jenis moda transportasi. Tahun lalu, ada 76 BUMN dan anak usaha yang ikut serta.

Rinciannya, 46.523 penumpang pada 1.009 bus, 15.658 penumpang melalui 30 rangkaian kereta api, dan 2.562 penumpang dengan tujuh kapal laut.

"Kegiatan ini bagian dari komitmen BUMN untuk hadir dalam membantu masyarakat yang ingin mudik dan berkumpul bersama keluarga tercinta pada hari yang istimewa," ujar Menteri BUMN Erick Thohir.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau