Advertorial

PNM Gelar Studi Banding Anyaman untuk Kembangkan Potensi Usaha Nasabah Mekaar

Kompas.com - 27/03/2024, 16:05 WIB

KOMPAS.com – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) kembali mengadakan studi banding lanjut dengan tema #CariTauLangkahBaru. Kali ini, fokusnya adalah kerajinan anyaman rotan, potensi usaha yang terkenal di Cirebon.

Kegiatan yang berlangsung di Cirebon dari Rabu (6/3/2024) hingga Jumat (8/3/2024) ini diikuti oleh 16 ketua kelompok unggulan nasabah PNM Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) dari berbagai daerah, seperti Kalimantan Utara, Banjarnegara, Magelang, Semarang, Solo, Garut, Pati, dan Bekasi.

Wakil Pemimpin Cabang PNM Cirebon Mukti Subarnas membuka acara dengan semangat pengembangan potensi. Ia berharap, para peserta dapat aktif belajar dan membawa pulang pengalaman berharga untuk diterapkan di komunitasnya.

“Dengan semangat mengembangkan potensi yang dimiliki, saya berharap, para peserta dapat membawa pulang pengalaman yang berharga dan inspirasi baru yang bisa diterapkan di komunitas kita masing-masing,” ucapnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (27/3/2024).

Di kegiatan itu, para peserta dibimbing oleh pemilik Gallery Arli Fashion Craft, Gunawan, mempelajari teknik Anyaman Sasag, yaitu anyaman dua sumbu yang menghasilkan pola kuat dan kokoh. Selain itu, mereka juga berkesempatan untuk mengunjungi Keraton Kasepuhan Cirebon dan bertemu dengan Patih Sepuh Pangeran Raja Goemelar Soeriadiningrat.

Salah satu peserta dari Pati, Siti Zulaekoh, mengucapkan terima kasih kepada PNM atas kesempatan mengikuti studi banding ini. Ia mendapatkan banyak ilmu dan inspirasi baru untuk mengembangkan usahanya.

“Terima kasih kepada PNM sudah memercayai saya. Alhamdulillah, saya dapat kesempatan ikut studi banding ke Cirebon. Di sini, saya mendapatkan pelatihan anyaman rotan dan diajak jalan-jalan,” ujarnya.

Sejak 2022, PNM telah membekali lebih dari 200 nasabah melalui program Studi Banding di berbagai sektor usaha. #CariTauLangkahBaru merupakan upaya PNM untuk membantu nasabah mengembangkan usahanya dengan cara yang berbeda dan inovatif.

Sebagai lembaga pembiayaan dan pendamping perempuan prasejahtera di Indonesia, PNM tidak hanya memberikan modal usaha, tetapi juga berbagai pelatihan untuk meningkatkan kualitas produk. Saat ini, PNM telah menjangkau 15,2 juta nasabah di seluruh Indonesia.

Pemberdayaan nasabah melalui pembiayaan dan pendampingan merupakan fokus utama PNM. Kedua hal ini bagaikan dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau